Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Pengguna Twitter Ramai-ramai Posting Cuplikan Film, Ada Apa?

Usut punya usut, ramainya konten film yang di-upload di Twitter disebabkan tumbangnya sistem yang bertugas menghapus konten dengan hak cipta seperti film dan musik. Akibatnya, pengguna bisa mengunggah konten dengan hak cipta secara bebas di Twitter.

Sejumlah pengguna memanfaatkan kesempatan itu untuk memposting film berdurasi lengkap serta acara TV populer.

Satu di antara pengguna mengunggah film The Fast and the Furious: Tokyo Drift yang dipotong dalam durasi 2 menit dan diposting dalam sebuah thread. Thread yang terdiri dari 50 cuitan lebih ini kemudian viral.

Postingan semacam itu bisa dipublikasikan bebas tanpa larangan, saat sistem Twitter tumbang. Padahal biasanya unggahan semacam itu akan ditangguhkan Twitter secara otomatis, tanpa memblokir akun atau twit terkait.

Namun, karena sistem hapus konten tidak berjalan semestinya, Twitter harus menangguhkan akun secara manual untuk mencegah postingan media dengan hak cipta, dihimpun KompasTekno dari Forbes, Selasa (22/11/2022). 

Pada akhirnya, akun Twitter yang mengunggah film The Fast and the Furious: Tokyo Drift itu pun ditangguhkan.

Namun pantauan KompasTekno hari ini, Selasa (22/11/2022) postingan tersebut sudah dihapus oleh Twitter, ditandai dengan keterangan "Media ini telah dinonaktifkan sebagai tanggapan atas laporan dari pemegang hak cipta".

Akibat karyawan Twitter resign berjemaah?

Twitter sendiri belum menanggapi kasus postingan konten dengan hak cipta di platformnya. Namun menurut laporan media teknologi The Verge, rusaknya sistem hapus konten Twitter merupakan dampak dari ratusan karyawan perusahaan yang mengundurkan diri alias resign berjemaah pada pekan lalu.

Saat itu Elon Musk, pemilik Twitter saat ini, mengharuskan karyawan mengisi Google form dan menjawab "Ya" sebagai tanda bahwa mereka siap bertahan di "Twitter 2.0" - sebutan untuk Twitter baru di bawah kepemimpinan Elon Musk.

Mereka yang menolak berarti dinyatakan mundur dari Twitter dan akan menerima paket pesangon.

Ketika tenggat pengumpulan Google form tersebut berakhir, ratusan karyawan memposting unggahan perpisahan di Slack disertai dengan emoji hormat, menunjukkan bahwa mereka menolak ultimatum Musk dan memilih pamit dari Twitter.

https://tekno.kompas.com/read/2022/11/22/18010017/pengguna-twitter-ramai-ramai-posting-cuplikan-film-ada-apa-

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.