Dokter: Kawat Itu Sudah Beradaptasi dengan Tubuh Noor (18)

Kompas.com - 12/07/2008, 11:52 WIB
Editor

JENIS penyakit yang diderita Noorsyaidah secara medis rupanya memang termasuk penyakit yang sangat aneh dan tak pernah ada dalam ilmu kedokteran mana pun. Direktur Rumah Sakit Abdul Wahab Syahranie Samarinda dr Ajie Syirafuddin MMR mengaku sangat sulit menyebut jenis penyakit yang diderita perempuan berusia 40 tahun itu.

Noorsyaidah adalah guru TK di Sangatta yang selama 17 tahun ini menderita penyakit aneh. Batangan kawat bermunculan dari dalam perut menembus kulit. Panjang kawat 10-20 cm.

"Memang sangat sulit disebutkan namanya dalam perspektif medis. Untuk perkiraan bahwa penyakit yang diderita Ibu Noor itu bisa saja disebut sejenis larva migran atau seperti ada cacing- cacing yang bermunculan di badan seseorang. Tapi itu juga terbantahkan karena yang tumbuh itu adalah benda keras, apalagi jenisnya adalah besi kawat," kata Ajie saat ditemui di kediamannya.

Dia juga heran dengan daya tahan tubuh Noor yang selama 17 tahun lebih tak memengaruhi kondisi fisiknya, padahal secara medis besi yang ditanamkan di tubuh seseorang dan tidak menimbulkan efek samping hanya jenis platina, sedangkan besi lain tak perlu menunggu waktu lama untuk menimbulkan infeksi atau sejenisnya.

"Makanya untuk sementara ini juga, dalam pandangan ilmu kedokteran besi-besi kawat itu sudah beradaptasi dengan tubuh Ibu Noor sehingga tak berpengaruh dengan kondisi fisiknya. Seperti halnya penyakit larva migran yang saya sebutkan tadi, adalah hasil adaptasi molekul-molekul di tubuh seseorang yang akhirnya berakibat pada munculnya cacing-cacing," ujarnya menjelaskan.

Apakah selanjutnya besi-besi itu tetap tidak akan berpengaruh atau membahayakan Noor? Ajie menyebutkan, untuk sementara ini memang tidak akan berbahaya, selain sudah teradaptasi, dari hasil bacaan sementara kawat-kawat berduri itu tumbuhnya hanya di kulit biasa bukan di bagian vital.

"Vital yang dimaksudkan adalah tumbuhnya tepat di jantung. Kalau sudah seperti itu, maka sangat membahayakan sekali dan perlu cepat mendapat perawatan medis. Tapi memang sekali lagi, saya sebagai seorang dokter heran besi kawat yang mudah berkarat itu tumbuh dan kondisi fisik Ibu Noor tak apa-apa, dan sistem pencernaan juga lancar," katanya. (Muhammad Khaidir)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X