Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Komcad Gantikan Milisi

Kompas.com - 28/08/2008, 02:03 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Mantan Kepala Staf Teritorial TNI Letjen (Purn) Agus Widjojo yakin, keberadaan aturan Komponen Cadangan yang sekarang masih digodok di Departemen Pertahanan dapat menghapus keberadaan milisi yang muncul dalam setiap konflik bersenjata di suatu daerah.

Hal itu disampaikan Agus, yang juga mantan anggota Komisi Kebenaran dan Persahabatan (KKP) Indonesia-Timor Leste, Rabu (27/8), seusai berbicara dalam peluncuran buku Pertahanan Semesta dan Wajib Militer terbitan Lembaga Studi Pertahanan dan Studi Strategis Indonesia.

Agus menyebutkan, kebutuhan akan kepastian aturan soal Komcad, demi menghindari keberadaan kelompok masyarakat bersenjata (milisi) di setiap konflik, juga menjadi salah satu rekomendasi dari KKP Indonesia-Timor Leste beberapa waktu lalu.

”Keberadaan sistem Komcad bisa untuk menghindari praktik-praktik pembentukan milisi. Hal itu juga kami cantumkan dalam laporan akhir KKP Indonesia-Timur Leste. Terjadinya berbagai kekerasan yang tidak terkendali selama ini muncul karena adanya keinginan terlibat dalam bela negara,” ujarnya.

Menurut Agus, persoalannya kemudian bukan tentang apakah tindakan seperti itu merupakan langkah yang salah atau benar. Pada intinya rakyat Indonesia adalah bangsa pejuang. Sebagai bangsa pejuang mereka akan selalu berupaya merebut kembali kemerdekaan, yang diyakini terampas atau terganggu dengan jalan, antara lain, bangkit dalam perlawanan bersenjata. Namun, setelah Indonesia merdeka seharusnya praktik seperti itu tidak boleh ada lagi.

”Pemberian senjata kepada masyarakat sipil harus diatur dalam undang-undang untuk menjamin kepastian, akuntabilitas, dan hak-hak masyarakat. Aturan tentang Komcad akan menutup kemungkinan pembentukan milisi baru pada masa mendatang,” ujar Agus.

Lebih lanjut Agus menyebutkan, lazimnya mereka yang nantinya direkrut menjadi anggota Komcad berasal dari individu-individu perseorangan dan bukan berasal dari organisasi tertentu. Jika tidak, dikhawatirkan keterlibatan organisasi tertentu dalam Komcad justru malah memberi angin pembentukan milisi-milisi baru.

Dihubungi terpisah, pengajar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, Edy Prasetyono, menyebutkan, proses persiapan pembentukan Komcad harus dimulai sejak sekarang walaupun kondisi keuangan negara belum memungkinkan.

Setidaknya persiapan dilakukan terutama dalam bentuk penyusunan aturan perundang-undangan yang mengatur tentang pembentukan Komcad tadi. ”Aturan Komcad juga berarti menyediakan jaminan dan aturan hukum bagi warga negara untuk menjalankan hak mereka dalam aktivitas bela negara,” ujar Edy.

Seperti diwartakan, Dephan tengah menggodok RUU Komcad yang dimotori Ditjen Potensi Pertahanan Dephan.

Draf RUU itu mengundang kontroversi karena publik menganggap sebaiknya pemerintah fokus saja pada upaya memperkuat komponen utama pertahanan, menyusul anggaran pertahanan yang terbatas. (DWA)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video: Hands-on Samsung Galaxy Tab A7 Lite Wi-Fi, Tablet Ringan dengan Harga Terjangkau

Video: Hands-on Samsung Galaxy Tab A7 Lite Wi-Fi, Tablet Ringan dengan Harga Terjangkau

Gadget
7 Cara Mengatasi Delay atau Lag saat Mengetik di Windows

7 Cara Mengatasi Delay atau Lag saat Mengetik di Windows

Hardware
Solusi Smart Manufacturing Telkomsel Percepat Digitalisasi Perusahaan

Solusi Smart Manufacturing Telkomsel Percepat Digitalisasi Perusahaan

Internet
Berpikir Komputasional: Pengertian dan Empat Pondasinya

Berpikir Komputasional: Pengertian dan Empat Pondasinya

Internet
Cara Cek Pulsa XL Terbaru Pakai Nomor *808#, Bukan Lagi *123#

Cara Cek Pulsa XL Terbaru Pakai Nomor *808#, Bukan Lagi *123#

Internet
Cara Mengaktifkan Roaming XL buat Akses Internet saat Bepergian ke Luar Negeri

Cara Mengaktifkan Roaming XL buat Akses Internet saat Bepergian ke Luar Negeri

e-Business
5G In The Box Telkomsel, Solusi Jaringan Privat di Mana Saja

5G In The Box Telkomsel, Solusi Jaringan Privat di Mana Saja

e-Business
Perbedaan Kamera di Samsung Galaxy S23, S23 Plus, dan S23 Ultra

Perbedaan Kamera di Samsung Galaxy S23, S23 Plus, dan S23 Ultra

Gadget
ChatGPT Layani 13 Juta Pengguna dalam Sehari

ChatGPT Layani 13 Juta Pengguna dalam Sehari

Internet
Samsung Galaxy S23 Ultra Vs Galaxy S22 Ultra, Apa Saja Peningkatannya?

Samsung Galaxy S23 Ultra Vs Galaxy S22 Ultra, Apa Saja Peningkatannya?

Gadget
4 Cara Mengatasi Printer “Operaiton Failed with Error 0x00011b” di Windows 10

4 Cara Mengatasi Printer “Operaiton Failed with Error 0x00011b” di Windows 10

Software
Ini Dia Kelebihan Kamera 200 MP Milik Samsung Galaxy S23 Ultra

Ini Dia Kelebihan Kamera 200 MP Milik Samsung Galaxy S23 Ultra

Gadget
35 Link Download Twibbon Dies Natalis HMI ke-76, Lengkap dengan Tema dan Logonya

35 Link Download Twibbon Dies Natalis HMI ke-76, Lengkap dengan Tema dan Logonya

Internet
2 Cara Tanda Tangan Digital di PDF dengan Mudah Tanpa Aplikasi Tambahan

2 Cara Tanda Tangan Digital di PDF dengan Mudah Tanpa Aplikasi Tambahan

e-Business
Mulai Hari Ini Jam 14.00, Ini 2 Cara Beli Tiket Konser NCT Dream di Jakarta via Livin Mandiri dan Loket.com

Mulai Hari Ini Jam 14.00, Ini 2 Cara Beli Tiket Konser NCT Dream di Jakarta via Livin Mandiri dan Loket.com

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.