e-toll Card Percepat Transaksi di Pintu Tol - Kompas.com

e-toll Card Percepat Transaksi di Pintu Tol

Kompas.com - 31/10/2008, 18:45 WIB

JAKARTA, JUMAT - Pembayaran dengan menggunakan kartu elektronik (e-toll card) mampu mempercepat waktu transaksi di pintu tol dari tujuh detik dengan cara tunai menjadi kurang dari empat detik. Hal tersebut dapat mengurangi antrian kendaraan khususnya saat jam sibuk.

Kerjasama penggunaan kartu tol elektronik ini telah ditandatangani PT Jasa Marga Tbk dengan PT.Citra Marga Nushapala Persada Tbk (CMNP), PT. Bintaro Serpong Damai (BSD), dan PT.Marga Mandala Sakti (MMS) serta Bank Mandiri di Jakarta, Jumat (31/10).

Menurut Direktur Utama PT.Jasa Marga Tbk, Frans S Sunito, kerjasama ini sebagai langkah awal dari modernisasi pengumpulan uang PT Jasa Marga Tbk dan sejumlah operator agar lebih efisien dengan mengurangi pembayaran tunai. "Selain itu dengan metoda pembayaran elektronik akan mengurangi pelanggaran (moral hazard) karena petugas tol tidak menerima langsung pembayaran," kata Frans didamping mitra.

Sebagai tahap awal sistem e-toll card akan dilaksanakan Januari 2009 di tiga ruas tol yakni Tol Dalam Kota Jakarta, Padalarang-Cileunyi, dan Cikupa-Merak. Sementara untuk ruas tol Pondok Aren-Serpong akan dioperasikan akhir tahun 2009. Frans mengatakan, untuk ruas-ruas tol lain yang dioperasikan Jasa Marga akan dilaksanakan pada kuartal IV tahun 2009 seperti Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR), Jakarta-Tangerang, Jagorawi, dan Jakarta-Cikampek.

Dengan layanan ini pelanggan tol untuk masuk tol cukup menempel kartu untuk melakukan transaksi. Dalam sistem tertutup pengemudi cukup menempel tidak usah mengamil kartu serta saat keluar kembali menempelkan kartu langsung nilai uang dalam kartu secara otomatis berkurang.

Frans mengatakan, kecepatan transaksi juga tergantung kepada keterampilan pengemudi akan tetapi apabila sudah terbiasa waktu kurang dari empat detik akan dapat dipenuhi. Ia berharap, transaksi menggunakan kartu pada tahap awal akan terpenuhi sampai 40 persen dari transaksi harian rata-rata Rp10 miliar atau 12,5 miliar untuk semua operator, dua sampai tiga tahun kemudian transaksi naik menjadi Rp25 miliar. Frans mengatakan modernisasi pembayaran seiring dengan modernisasi dibidang lain seperti pemasangan rambu elektronik, pemasangan CCTV di seluruh jalan tol di Pulau Jawa.

Sementara Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardoyo mengatakan, untuk mengisi ulang Bank Mandiri akan menyiapkan seluruh Cabang Bank Mandiri ditambah 14.000 riteler (Indomart, SPBU, Gas Card), Tempat Istirahat, seluruh Gerbang Tol di semua operator, serta ada 5.000 counter isi ulang. Sebagai tahap awal 60.000 kartu akan diterbitkan untuk memenuhi permintaan terhadap transaksi elektronik saat ini Bank Mandiri tengah menghubungkan secara online seluruh Gerbang Tol yang akan menjalin kerjasama.

Agus mengatakan, biaya investasi untuk perangkat keras telah dilakukan pembaruan dengan nilai 8 juta dolar AS untuk kemudian akan dihubungkan dengan e-toll card ada tambahan Rp15 miliar.

Sementara itu Direktur Operasi PT.Jasa Marga Tbk, Adityawarman mengatakan, saat ini masih dikaji penggunaan gardu khusus untuk elektronik akan tetapi sementara ini untuk pembayaran tunai dan elektronik tetap disatukan. Sedangkan penerapan transaksi elektronik di tol Jakarta - Cikampek menunggu rencana pemindahan dari Pondok Gede Timur ke kilometer 29+200 Cibitung saat ini tengah proses pembebasan tanah seluas 2 hektar.(ANT)


Editor

Close Ads X