Sony Ericsson K330, Seri Kamera Bersuara Jernih

Kompas.com - 19/01/2009, 08:18 WIB
Editor

Kamera akan kita temukan di pojok kanan atas bagian belakang bodi ponsel Sony Ericsson K330 ini. Kamera ini bisa dipakai untuk memotret foto maupun merekam video. Tak ada tombol kamera, tapi navigasi atas di-default untuk mengaktifkan Camera (perhatikan icon kamera). Untuk memotret foto, tinggal pencet Take picture (dengan menu kiri), lalu Save atau Delete. Tapi untuk merekam video, kita harus masuk dulu dari menu utama, lalu buka Camera, dan pilih Record video. Setelah itu, pencet Start, lalu Stop atau Cancel.

Setting yang tersedia terbilang memadai. Ada Night mode, Effects (Off, Black & white, Negative, Sepia), Picture quality (Fine, Standard, Economy), Picture size (Large, Small), Microphone untuk video, dan Shoot mode (Normal, For picture msg).

Navigasi atas-bawah dipakai untuk zoom (+1.0, +2.0 pada foto; sampai +4.0 pada video), sementara navigasi kiri-kanan untuk Brightness (-2.0 sampai +2.0). Yang narsis abis bisa menjadikan fotonya sebagai wallpaper. File foto maupun video bisa dipertukarkan via Bluetooth. Oya, pada waktu memainkan video, pencet * untuk tampilan fullscreen.

Fasilitas lain yang patut dilirik adalah FM Radio. Sony Ericsson menempatkan pintasan pengaktifannya di navigasi kanan. Seperti biasa, ini mengharuskan handsfree terpasang. Saat radio menyala, navigasi kiri-kanan dipakai untuk pindah saluran, sedangkan navigasi atas-bawah untuk atur volume (0-11). Pada fitur ini disediakan Turn on Mono/Stereo dan Turn on/off speaker.

O ya, K330 bisa dijadikan senter darurat. Pencet 0, lalu pencet Torch dengan menu kiri. Layar akan terlihat kosong putih terang; inilah senternya. Cara lain adalah dengan masuk ke menu utama, pilih Extra, lalu pilih Torch.

Melihat harga, agaknya K330 masuk dalam kelompok low-end. Meski terbilang murah-meriah, seri ini tak kalah gaya. Casing tak mengilap, apalagi dengan warna dasar hitam, membuatnya bebas dari flek lemak. Selain warna hitam sepuh hijau (Green on Black) yang kami terima, kabarnya K330 akan keluar pula dengan pilihan warna hitam sepuh emas (Gold on Black).

Secara keseluruhan, desain K330 terlihat minimalis. Hanya terlihat port charger/headset di sisi atas bodi. Letak port yang demikian terbilang unik, mengingat biasanya Sony Ericsson meletakkan port di samping atau bawah bodi. Kami menyukainya karena kepala colokan headset tak mengganjal ketika ponsel dikantungi.

Sinyal sempat bingung mencari cara membuka casing belakang. Ternyata caranya gampang: congkel saja cekungan yang ada di dekat port charger/headset ke arah belakang bodi. Casing belakang akan terbuka.

Tekstur bulat-bulat di belakang bodi menyamarkan speaker yang ada di bawah kamera. Suara yang dihasilkan speaker terdengar nyaring dan jernih. Yang jadi masalah justru tombol volume; tak ada di mana pun. Alhasil, pada setiap aplikasi yang menggunakan suara, kita harus mempelajari tombol mana yang dipakai sebagai tombol volume.

Satu hal yang tak terpecahkan oleh kami adalah pengaturan volume saat bertelepon. Entah mengapa, suara lawan bicara terdengar sayup-sayup di telinga kami saat berlangsung percakapan telepon. Sampai saat menulis artikel ini, kami tak menemukan cara untuk menyetel volumenya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.