Sony Ericsson Xperia X1, Si Canggih yang Cantik

Kompas.com - 10/03/2009, 11:28 WIB
Editor

Desain sliding bar bukan hal baru pada PDAphone. Setidaknya Sinyal sudah melihat model itu dipakai HTC, MWg, maupun beberapa vendor lain. Karena itu, sebagai pemain yang baru masuk ke arena peranti pintar berbasis Windows Mobile, Sony Ericsson wajib memberi sentuhan berbeda untuk X1.

Bentuk bodi yang terlihat melengkung ketika bodi atas telah tergeser terbuka menjadi tawaran Sony Ericsson. Mendorong belahan bodi atas ke kanan ini sekaligus memperlihatkan keberadaan keyboard Qwerty.

Keyboard ini terdiri dari 4 baris. Jarak antar tombol cukup renggang sehingga dijamin tidak akan salah pencet. Tombol angka bertumpuk dengan tombol huruf tertentu; antara lain 1-2-3 di U-I-O, 4-5-6 di J-K-L, 7-8-9 di M-:-', serta *-0-# di ,-.-?. Untuk bertelepon, kita bisa langsung tekan tombol-tombol angka tersebut; tidak perlu pencet tombol pindah fungsi lebih dulu.

Sinyal hanya menemukan tombol Windows di tombol pertama baris pertama dan tombol OK di tombol terakhir baris empat. Tak terlihat tombol pintas khusus dalam deretan keyboard; demikian pula 2 tombol menu yang biasanya ditemukan terjepit antara keyboard dan belahan bodi layar. O ya, tombol OK lainnya bisa kita temukan di bawah layar, sebelah kanan.

Inovasi lain yang ditawarkan Sony Ericsson adalah panel, yaitu theme yang sekaligus menjadi menu aplikasi. Mengakses pengaturan panel sangat gampang, karena Sony Ericsson menempatkan tombol X Panel di bawah layar, sebelah kiri. Kita tinggal ketuk panel yang diinginkan, dan panel itu akan langsung aktif.

Layar sentuh tentunya rawan tak sengaja pencet layar. Ini diantisipasi dengan tombol pengunci yang disatukan dengan tombol End call. Tinggal pencet-tahan tombol End call sampai muncul tulisan Unlock di pojok kiri bawah layar. Stylus-nya sendiri bisa ditemukan di atas bodi, siku kiri.

Konektivitas, Kapasitas, Kinerja
Port USB mini yang ada di kiri bodi hanya dipakai untuk charger dan kabel data. Sinyal sempat bingung mencari slot MicroSD yang ternyata ada di kiri bodi. Ini tak langsung terlihat karena slot tertutup casing belakang yang terbuat dari logam. Untuk membuka casing, congkel saja lubang kecil yang ada di kanan-kiri bodi, sebelah bawah. Sony Ericsson menyertakan MicroSDHC 4GB buatan SanDisk dalam paket.

Kombinasi prosesor dan memori yang dipilih Sony Ericsson agaknya cocok dengan kebutuhan sistem operasi yang digunakan. Setidaknya, kami melihat gerakan grafis pada X Panel mengalir dengan mulus.


Hiburan
Sony Ericsson memasang kamera 3,2MP, plus lampu. Sinyal tidak menemukan icon Camera di mana pun dalam menu, agaknya aplikasi ini hanya bisa dibuka dengan memencet-tahan tombol kamera. Tombolnya ada di kanan bodi, sebelah bawah. Picture size foto yang bisa dijepret X1 tentu saja maksimal 3MP. Sementara Video size maksimal untuk rekaman video adalah VGA.

Speaker tambahan nyaris tak terlihat; adanya di kiri bodi, sebelah bawah. Tombol volume ada di kanan bodi, sebelah atas. Yang menarik, Sony Ericsson memakai jack 3,5mm untuk headset; letaknya di atas bodi.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.