Status Tsunami Dicabut

Kompas.com - 02/09/2009, 16:29 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencabut peringatan tsunami akibat gempa 7,3 skala Richter di Tasikmalaya, yang terjadi sekitar pukul 14.55, Rabu (2/9).

"Kami mengeluarkan peringatan tsunami setelah gempa, tapi kami mencabutnya setelah melakukan beberapa pengamatan," sebut Kepala Bidang Gempa BMKG Suharjono seperti dikutip AFP.

Diakuinya, di laut sekitar Tasikmalaya terdapat kenaikan permukaan laut, tetapi hanya sekitar 20 cm.

Sementara itu, menurut Rifki, warga Banjar, sebuah kota kecil di dekat Tasikmalaya, gempa melanda beberapa kali. Gempa pertama menyebabkan kaca-kaca pecah, tembok-tembok bangunan juga ada yang retak dan ambrol. "Karyawan kantor dan warga keluar bangunan. Getaran kedua sekitar delapan detik kemudian, tiang-tiang tower bergoyang," sebutnya kepada Kompas.com.

Informasi lain yang diterima Kompas.com, gedung-gedung perkantoran di Ciamis rata-rata rusak, seperti gedung Kantor Pos Ciamis yang dikabarkan retak parah. Bahkan, rumah penduduk ada yang ambruk rata dengan tanah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.