Google Ungkap "Superphone" Nexus One

Kompas.com - 06/01/2010, 10:24 WIB
EditorGlo

MOUNTAIN VIEW, KOMPAS.com - Semua rumor sebulan terakhir yang menyebut Google merancang ponsel sendiri akhirnya terjawab sudah. Dalam konferensi pers di Googleplex, Mountain View, California, Selasa (5/1/2010), Google merilis secara resmi ponsel Nexus One yang disebutnya sebagai sebuah superphone.

Nexus One merupakan hasil rancangan Google dan produsen ponsel HTC dengan sejumlah fitur terbaik yang ada saat ini. Antara lain dilengkapi prosesor Snapdragon 1 GHz buatan Qualcomm dan sistem operasi Android 2.1 yang belum digunakan pada perangkat manapun.

Produk ini hadir dengan layar sentuh AMOLED 3,7 inci, kamera 5 megapixel, koneksi WiFi, akselerometer, dan kompas digital. Salah satu fitur andalannya adalah keyboard berbasis suara yang memungkinkan pengguna menulis SMS, email, atau pesan Facebook hanya dengan mengatakannya.

Ponsel tersebut akan dijual langsung Google melalui layanan online yang dioperasikannya sendiri. Harganya 180 dollar AS dengan kontrak langganan 2 tahun atau 530 dollar AS tanpa kontrak langganan.

Untuk sementara baru T-Mobile yang menawarkan kerja sama paket kontrak langganan di AS. Dalam waktu dekat Verizon, akan menyusul juga Vodafone untuk pasar Eropa. Inggris, Hong Kong, dan Singapura juga sudah dijajaki dan bakal menjadi target pasar berikutnya. Namun, pada dasarnya ponsel tersebut tidak terkunci (unlocked) sehingga dapat digunakan di semua jaringan seluler khususnya GSM.

Nexus One untuk jaringan CDMA juga akan tersedia pada kuartal kedua 2010. "Kami sangat senang bisa menawarkan sebuah pilihan," kata Mario Queiroz, vice president of product management Google saat memperkenalkannya seperti dilansir CNN.

Dengan memberikan kebebasan menggunakan Nexus One di berbagai jaringan telekomunikasi, hal tersebut diyakini dapat mendongkrak penetrasi ponsel berplatform Android agar segera meledak di pasaran.

Juru bicara Google menegaskan dengan skema terbuka semacam ini memungkinkan Nexus One digunakan lintasoperator. Begitu pula dengan aplikasi yang mendukung karena menggunakan platform open source. Hal tersebut berbeda dengan iPhone atau BlackBerry yang lebih menerapkan skema kerja sama eksklusif.

Nah apakah Nexus One akan menjadi pesaing berat iPhone buatan Apple atau BlackBerry buatan RIM?



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X