Waai dan Tulehu, Andalan Maluku

Kompas.com - 23/06/2010, 22:01 WIB
EditorI Made Asdhiana

AMBON, KOMPAS.com - Desa Waai dan Tulehu, Kecamatan Salahutu, Pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, akan menjadi salah satu andalan untuk pengembangan pariwisata di Maluku pada masa mendatang. "Objek wisata di dua desa itu menjadi andalan dan semakin menarik untuk dikunjungi wisatawan dalam dan luar negeri di masa mendatang," kata Kepala Bidang Produk dan Usaha Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Maluku, Ima Tualeka.

Ima menyatakan hal itu saat sosialisasi Sail Banda 2010 kepada masyarakat di dua desa itu, Selasa (22/6/2010).

Dia mencontohkan objek wisata kolam morea bertelinga di Desa Waai dan tempat pemandian alam air panas di Desa Tulehu, saat ini semakin diminati dan dikunjungi wisatawan dalam dan luar negeri.

Selain itu, di Desa Waai juga terdapat objek wisata air terjun Waitasoi serta Gunung Salahutu yang dijadikan sebagai objek wisata alam dan pegunungan.

Sedangkan di Tulehu selain lokasi pemandian air panas alam, juga kaya seni budaya diantaranya Kaul Negeri dan budaya Abdau dan yang dilaksanakan setiap perayaan Idul Fitri.

Tulehu juga akan dijadikan pusat kegiatan operasi Surya Baskara Jaya, yang merupakan salah satu rangkaian Sail Banda 2010, khususnya pengobatan gratis bagi masyarakat di Kecamatan Salahutu, Pulau Haruku, Nusalaut dan Saparua serta Pulau Seram.

"Satu kapal perang akan disiagakan di perairan Desa Tulehu untuk melakukan pelayanan kesehatan gratis serta bhakti sosial yang melibatkan tenaga medis dari berbagai negara yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan Sail Banda 2010," katanya.

Dia mengharapkan dukungan masyarakat untuk menjaga dan memelihara keindahan objek wisata yang ada di dua desa itu, terutama menyangkut kebersihan dan keindahannya. "Masyarakat harus menjaga keindahan dan kebersihan objek wisata serta tidak membuang sampah sembarangan terutama di laut karena akan menimbulkan pencemaran dan kerusakan biota laut," katanya.

Ima Tualeka menegaskan, sosialisasi yang dilakukan pihaknya bekerja sama dengan Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) Maluku serta pelaku pariwisata di daerah ini, akan terus dilakukan, guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya upaya menjaga kelestarian objek-objek wisata di daerah ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.