Sitra Wimax "Payungi" Jabodetabek dalam 4 Tahun - Kompas.com

Sitra Wimax "Payungi" Jabodetabek dalam 4 Tahun

Kompas.com - 28/06/2010, 15:27 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com - Layanan internet broadband nirkabel Sitra Wimax yang baru saja diluncurkan PT First Media bakal menjangkau seluruh wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) dalam waktu empat tahun. Hal tersebut dikatakan CEO Sitra Wimax Kumaran Singaram dalam wawancara usai soft launc-nya di Hotel Imperial Aryaduta, Karawaci, Tangerang, Senin (28/6/2010).

"Secara bertahap kami akan memperluas jangkauan layanan hingga seluruh wilayah Jakarta dan sekitarnya dalam waktu empat tahun," ujar Kumaram Singaram. Ia mengatakan saat ini pihaknya baru melayani sekitar wilayah Karawaci dan akan secara bertahap menambah jangkauannya ke daerah-daerah padat lain yang membutuhkan akses internet sebelum menjangkau semua wilayah.

Kumaram mengatakan penambahan daya jangkau layanan internet broadband secara nirkabel dengan Wimax bisa dilakukan lebih fleksibel ketimbang layanan berbasis kabel serat optik. Dengan adanya layanan ini, First Media dapat menjangkau daerah baru yang selama ini belum terjangkau jaringan kabelnya. Sampai akhir tahun 2010, First Media menargetkan bisa menambah jumlah pelanggan sebanyak 100.000 dari layanan Sitra Wimax dari pelanggannya saat ini yang mencapai 300.000-an.

Untuk menjangkau seluruh wilayah Jakarta dan sekitarnya, First Media telah menyiapkan investasi hingga 100 juta dollar AS untuk membiayai pembangunna infrastruktur yang didukung 1500 BTS. First Media tidak akan membangun menara sendiri, namun menyewa menara dari enam provider yang ada saat ini. Sitra Wimax juga akan diperluas ke wilayah Banten lainnya, Aceh, dan Sumatera bagian Utara yang menjadi wilayah layanannya sesuai lisensi yang diberikan Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi.

Mulai awal Juni 2010, Sitra Wimax akan tersedia dalam tiga paket layanan dengan kecepatan akses masing-masing 1 Mbps, 2 Mbps, dan 4 Mbps. First Media masih merahasiakan tarif masing-masing layanan, namun menjanjikan tidak akan lebih mahal daripada harga layanan internet broadband kabelnya.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorTri Wahono

    Close Ads X