Ancaman Blokir BlackBerry

Todung: RIM Bukan Agen Pornografi

Kompas.com - 10/01/2011, 13:06 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

JAKARTA, KOMPAS.com — Melalui jejaring situs mikroblogging Twitter, Senin (10/1/2011), pengacara senior Todung Mulya Lubis turut menyuarakan perlawanan terhadap ultimatum Kementerian Komunikasi dan Informasi yang akan memblokir layanan Research in Motion (RIM) lewat peranti BlackBerry di Indonesia.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pemerintah memberikan ultimatum agar RIM menanam peranti lunak (software) untuk menyaring material pornografi sehingga tak dapat diakses melalui perangkat BlackBerry. Jika dalam tempo dua minggu, terhitung sejak Jumat lalu, RIM tidak melaksanakan ultimatum itu, layanan BlackBerry di Tanah Air akan dihentikan.

Lantas apa komentar Todung? Pengguna Twitter yang mempunyai 21.232 pengikut (follower) itu menegaskan, tak ada undang-undang yang bisa menghapus pornografi. "Pemerintah otoriter juga tak mampu menghapus pornografi," tulis Todung dalam akunnya di @TodungLubis.

Terkait dengan itu, Todung meyakini, pemerintah akan frustrasi jika berpikir kekuasaan bisa menghilangkan pornografi. "BlackBerry dan Skype bisa diancam, tapi pornografi akan tetap masuk," tulisnya lagi.

Di samping itu, kata Todung, RIM yang mendapat ultimatum tersebut bukanlah agen pornografi. "Ultimatum kepada BlackBerry adalah apa yang disebut prior restraint, melanggar freedom of speech," Todung menegaskan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.