Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Motorola Diakuisisi

Yang Diincar Google Bukan Cuma "Smartphone"

Kompas.com - 16/08/2011, 06:06 WIB

MOUNTAIN VIEW, KOMPAS.com — Saat mendengar bahwa Google berencana mengakuisisi Motorola senilai 12,5 miliar dollar AS, Senin (15/8/2011), masa depan smartphone Android nenjadi perbincangan. Padahal, Google sebenarnya tak cuma mengincar ceruk lebih besar di pasar smartphone. Dengan mengambil alih paten-paten yang dimiliki Motorola lewat akuisisi tersebut, Google akan membangun ekosistem yang lebih menarik di Android.

Kenapa menarik? Dalam konferensi dengan para investor dan analis yang disiarkan lewat internet, CEO Google Larry Page mengatakan, Motorola adalah pemimpin pasar perangkat rumah. Google berencana memanfaatkannya untuk mempercepat inovasi. Dalam pernyataan resmi yang dilansir di blog Google, Larry Page dengan gamblang menyatakan akan mendorong inovasi di bidang ini.

"Motorola merupakan pemimpin pasar di perangkat rumah dan bisnis solusi video. Dengan adanya transisi ke internet protocol, kami sangat menanti-nantikan untuk bekerja bersama-sama dengan Motorola dan industri secara umum untuk mendukung para mitra dan bekerja sama dengan mereka untuk mempercepat inovasi di bidang ini," kata Larry Page.

Menilik sedikit ke belakang, saat konferensi Google I/O pada Mei 2011, Google memperkenalkan konsep pengembangan perangkat-perangkat rumah berbasis Android. Bahkan, sudah disiapkan konsep Android@Home berikut tools pengembangannya yang disebut accessory design kit (ADK) untuk digunakan di berbagai perangkat sehingga home appliance bisa mudah berhubungan dengan smartphone dan tablet berbasis Android.

"Kami membayangkan semua yang ada di dalam rumah adalah aksesori. Android menjadi sistem operasi untuk rumah Anda," kata Joe Britt, Direktur Teknik Google, seperti dilansir CNN. Google tak hanya berambisi menjadikan Android sebagai platform buat smartphone semata, tetapi juga untuk semua peralatan digital di rumah.

Masuknya Motorola ke Google bakal mempercepat terwujudnya mimpi ini. Ditambah komitmen Google untuk tetap menjadikan Android sebagai open source, produsen perangkat keras tentu saja akan turut mendapatkan peluang bisnis baru. Andai semua peralatan bisa terhubung ke smartphone dan tablet, hal ini juga akan menambah pengalaman orang memanfaatkan teknologi.

Perlu diketahui, Motorola adalah pemilik sejumlah paten di set top box yang memungkinkan Google lebih cepat masuk ke bisnis siaran televisi digital. Motorola juga merupakan salah satu produsen utama modem DSL yang menghubungkan perumahan ke jaringan internet broadband. Perangkat telepon rumah juga merupakan salah satu produksi utama Motorola, termasuk teknologi navigasi di perangkat GPS standalone Motonav.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pakai Generative AI, Calon Kepala Daerah Dapat Lakukan Kampanye Politik Lebih Optimal dan Efisien

Pakai Generative AI, Calon Kepala Daerah Dapat Lakukan Kampanye Politik Lebih Optimal dan Efisien

Software
Canva Enterprise Meluncur, Platform Desain Grafis Khusus untuk Pengguna Kantoran

Canva Enterprise Meluncur, Platform Desain Grafis Khusus untuk Pengguna Kantoran

Software
Smartphone Realme Narzo N65 5G Meluncur, Pakai Chip Dimensity 6300 dan Kamera 50 MP

Smartphone Realme Narzo N65 5G Meluncur, Pakai Chip Dimensity 6300 dan Kamera 50 MP

Gadget
Pengguna WhatsApp Kini Bisa Bikin Pesan Suara di Status WA Lebih Panjang

Pengguna WhatsApp Kini Bisa Bikin Pesan Suara di Status WA Lebih Panjang

Software
Cara Aktivasi Internet Roaming Telkomsel di HP Android dan iPhone

Cara Aktivasi Internet Roaming Telkomsel di HP Android dan iPhone

Internet
YouTube Music Bisa Cari Lagu dengan Bersenandung, Begini Caranya

YouTube Music Bisa Cari Lagu dengan Bersenandung, Begini Caranya

Software
Membandingkan Konsol Advan X-Play, Asus ROG Ally, Lenovo Legion Go dan MSI Claw

Membandingkan Konsol Advan X-Play, Asus ROG Ally, Lenovo Legion Go dan MSI Claw

Gadget
Cara Membuat Nada Dering WhatsApp Sebut Nama Sendiri, Mudah dan Praktis

Cara Membuat Nada Dering WhatsApp Sebut Nama Sendiri, Mudah dan Praktis

Software
Pakai Dual-Rec di Samsung S24 Ultra, Bikin Fancam dan Nge-Vlog Sekaligus Saat Nonton Konser Lebih Praktis

Pakai Dual-Rec di Samsung S24 Ultra, Bikin Fancam dan Nge-Vlog Sekaligus Saat Nonton Konser Lebih Praktis

Gadget
Spesifikasi dan Harga Vivo Y28 di Indonesia

Spesifikasi dan Harga Vivo Y28 di Indonesia

Gadget
Elon Musk Bangun Superkomputer Baru demi AI Grok

Elon Musk Bangun Superkomputer Baru demi AI Grok

Internet
2 Cara Membuat Tulisan Unik Monospace di WhatsApp dengan Mudah

2 Cara Membuat Tulisan Unik Monospace di WhatsApp dengan Mudah

Software
Operator Seluler Minta Pemerintah Adil ke Starlink

Operator Seluler Minta Pemerintah Adil ke Starlink

e-Business
Ponsel Honor 200 dan 200 Pro Resmi, Chip Snapdragon 8s Gen 3 Fast Charging 100 Watt

Ponsel Honor 200 dan 200 Pro Resmi, Chip Snapdragon 8s Gen 3 Fast Charging 100 Watt

Gadget
Samsung Galaxy F55 Meluncur dengan Cover Kulit, Mirip C55 dan M55

Samsung Galaxy F55 Meluncur dengan Cover Kulit, Mirip C55 dan M55

Gadget
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com