Pencurian Pulsa

Operator Harus Blokir Layanan Pencuri Pulsa

Kompas.com - 04/10/2011, 10:51 WIB
EditorA. Wisnubrata

Para operator malah mengaku heran dengan terjadinya pencurian pulsa. Mereka berharap polisi dapat mengungkap kasus tersebut. Polisi dan operator nomor ponsel, kata Wishnu, berharap kesediaan warga yang merasa pulsa ponselnya dicuri agar melapor secara resmi kepada polisi.

Program yang ada berupa pemotongan pulsa jenis premium. Itu pun, kata Wishnu, harus ada kerja sama operator dengan penyelenggara program premium. Pulsa baru dipotong jika pemilik pulsa ponsel mendaftar atau meregister tawaran program premium itu. Umumnya, pulsa dipotong Rp 2.000 per SMS. Pada layanan premium, pelanggan bisa berhenti berlangganan apabila sudah tidak berminat.

Wishnu malah menyarankan kepada pengguna ponsel agar waspada dan teliti ketika menerima SMS berisi penawaran layanan konten, hadiah, atau sejenisnya. ”Lebih baik SMS semacam itu diabaikan saja,” kata Wishnu. Terkait kejahatan melalui dunia maya atau cyber crime, dari Januari sampai September 2011, Polda menerima 437 laporan perkara dari korban.

Wishnu menambahkan, kasus yang sudah pernah ditangani pihaknya adalah penipuan melalui layanan pengunduhan lagu atau permainan yang mengenakan tarif pulsa mahal. Kasus terbaru yang diungkap adalah penipuan melalui SMS dengan modus menawarkan jasa menangani perkara narkotika di kepolisian. (COK/GAL/RTS/ART)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.