Pencurian Pulsa

Massa Datangi Kantor Operator Telepon

Kompas.com - 04/10/2011, 12:42 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

JAKARTA, KOMPAS.com- Sejumlah orang melakukan aksi yang tergabung dalam Lingkar Studi Mahasiswa Jakarta menggelar unjukrasa di depan Kantor Pusat XL di Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (4/10/2011). Aksi tersebut untuk menggugat kasus-kasus pencurian pulsa telepon genggam.

Dalam aksi yang diikuti oleh puluhan warga itu mereka juga membakar kartu perdana operator XL. Aksi serupa juga akan dilakukan di Kantor Telkomsel, Kantor Indosat, dan Menkominfo.

Dalam salah satu orasi, pencurian pulsa ditenggarai dilakukan dengan penawaran SMS layanan konten empat digit. Setiap kali mendapat SMS tersebut maka pulsa pelanggan berkurang rata-rata Rp 2.000.

Aksi yang merupakan tindak lanjut pengumpulan keluhan warga tersebut untuk menekan pemerintah agar bersikap tegas dalam kasus-kasus seperti itu. Keluhan warga itu sendiri akan terus dikumpulkan untuk mensomasi operator telepon yang merugikan konsumennya. Hingga saat ini telah terkumpul sekitar 400 keluhan dari konsumen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.