Umumkan 60 Content Provider Nakal

Kompas.com - 10/10/2011, 17:34 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Regulasi dan Telekomunikasi Indonesia (BRTI) diminta mengumumkan kepada publik 60 content provider beserta pemiliknya yang terbukti merugikan pelanggan melalui pesan singkat premium.

Permintaan itu disampaikan Roy Suryo, anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), saat rapat dengar pendapat dengan Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring di DPR, Senin (10/10/2011).

Roy mengatakan, praktek selama ini pemilik content provider bisa mengganti-ganti nama ketika dimasukkan dalam daftar hitam oleh operator. Dia memberi contoh ada seorang warga negara Perancis yang telah masuk daftar hitam operator namun tetap bisa membuat content provider baru.

"Mengapa warga negara asing bisa disetujui. Ini keterlaluan. Kita membiayai orang asing untuk melakukan bisnis di Indonesia. Saya yakin bapak-bapak tahu siapa dia," ucap Roy kepada Tifatul, para pejabat Kemenkoinfo, serta perwakilan operator.

Untuk meminimalkan kasus penyedotan pulsa akibat ketidaktahuan pelanggan, Roy mengusulkan beberapa hal seperti registrasi dan unreg harus di nomor yang sama. Terkadang, reg dan unreg berbeda nomor. Operator, kata dia, juga harus mau melakukan unreg jika diminta pelanggan. Saat ini, operator banyak yang meminta pelanggan melakukan unreg sendiri.

Usulan lain Roy yakni, nomor custumer service operator diumumkan secara masif ke publik. Pasalnya, tak sedikit pelanggan yang tahu nomor operator. Roy juga meminta agar diperbaiki proses registrasi pelanggan awal ke 4444.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X