Berbisnis Fotografi, Apa Saja Peluangnya?

Kompas.com - 31/10/2011, 07:03 WIB
EditorTri Wahono

KOMPAS.com - Anda suka dengan fotografi? Sudah memiliki perlengkapan fotografi? Berminat untuk binis foto?

Sebagian orang beranggapan bahwa bisnis fotografi adalah bisnis padat modal, bisa dihitung dari jumlah asset yang harus dimiliki seorang fotografer, cukup besar untuk memiliki sebuah studio lengkap dengan peralatan foto yang profesional. Tetapi saat ini paradigma itu telah bergeser, dunia digital membawa perubahan besar terhadap perkembangan fotografi itu sendiri. Anda tidak perlu memiliki kamera mahal dengan studio pencetakan film, atau memiliki toko untuk menjual jasa.

Secara umum fotografer adalah seseorang yang bekerja memberikan jasa fotografi, biasanya melalui tahapan proses: bertemu klien, mengambil gambar, mencetak, memberikan gambar tersebut kepada klien, dan mendapatkan bayaran atas jasa tersebut. Tetapi saat ini ruang lingkup pekerjaan fotografer bukan hanya itu saja.

Sebelum memulai bisnis fotografi Anda harus memiliki segmentase pasar, siapakah calon konsumen. Anda bisa bertanya kepada diri anda sendiri, skill apa yang sudah dimiliki, karena semakin tinggi skill semakin tinggi pula calon klien dan semakin besar juga bayaran yang akan didapatkan.

Setelah itu bisa membuat portfolio. Portfolio adalah kumpulan karya, bisa berupa foto portrait, fashion, jurnalistik, still life, dan sebagainya yang semuanya tergantung lagi kepada segmentasi pasar. Portfolio bisa dicetak dan disusun dalam satu album, atau bisa juga menempatkannya pada media-media sosial di internet. Dan mulailah berpromosi, promosi awal bisa dengan memberikan jasa foto grastis atau dibayar ongkos cetak, mouth to mouth marketing adalah cara yang paling efektif dan efisien.

Apa sajakah peluang dalam bisnis fotografi? Berikut beberapa peluang yang dapat diambil di bisnis fotografi:

Foto Komersial

Model ini adalah model paling konvensional. Anda memotret kemudian dibayar. Dulu kita mengenal istilah 'fotografer keliling'. Konsep fotografer komersial tidak jauh beda dengan fotografer keliling. Anda menawarkan jasa anda dan klien membayar. Jasa yang diberikan bisa foto portrait perorangan atau keluarga, foto pernikahan, foto produk yang besaran klien dan pendapat bisa ditentukan sendiri.

Foto Stock

Anda pernah memotret 'iseng', semua Anda potret? Ke manakah hasil foto tersebut? Apakah hanya disimpan saja? Tahukah bahwa foto yang dihasilkan itu bisa menghasilkan uang? Adalah stock foto agency yang bisa menampung kemudian menjual foto-foto tersebut. Anda bisa memotret pemandangan, atau konsep-konsep foto untuk naskah presentasi seperti orang berjabatan, dan sebagainya. Ada ratusan stock foto agency di internet.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X