10 Penyedia Layanan "Cloud Computing" Gunakan Solusi dari VMware

Kompas.com - 01/11/2011, 21:53 WIB
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Meskipun baru membuka kantor cabang di Indonesia dari tahun 2008, VMWare telah memiliki beberapa pelanggan dari perusahaan penyedia layanan cloud computing di Indonesia. Perusahaan-perusahaan ini menggunakan solusi komputasi cloud computing dari VMware di produk-produk layanan yang mereka pasarkan.

"Saat ini sebanyak tujuh perusahaan penyedia layanan cloud computing di Indonesia menggunakan solusi komputasi cloud computing dari VMware. Hingga akhir tahun ini, sebanyak tiga perusahaan lainnya akan menyusul," ujar Country Manager VMware Indonesia, Andreas A. Kagawa saat pers conference di Hotel Mulia Jakarta, Selasa (1/11/2011).

Ketujuh perusahaan tersebut adalah PT Aplikasinusa Lintasarta, PT Sigma Cipta Caraka (Telkom Sigma), PT Pasifik Satelit Nusantara, PT Astra Graphia Information Technology (AGIT), PT Infoprima Mitra Solusi, PT Menara Sinar Semesta, dan PT Biznet Networks. Ketujuh perusahaan ini telah melakukan kontrak kerjasama dengan VMware sejak April 2011 lalu.

Namun, Andreas masih enggan memaparkan ketiga perusahaan besar yang akan melakukan kerjasama memakai produk VMware hingga akhir tahun ini. Tapi perusahaan tersebut cenderung merupakan perusahaan yang target pasarnya bukan dari satu grup atau bisa dijual ke pihak ketiga (public cloud computing). "Kebanyakan masih perusahaan di bidang telekomunikasi," tambahnya.

Selain itu, Andreas juga menjelaskan VMware juga bakal mendapatkan kontrak pemakaian jasa cloud computing dan virtualisasi dari sebuah perusahaan customer goods yang memproduksi makanan ringan. Rencananya aksi tersebut bakal dilakukan di awal tahun depan. "Namanya belum bisa kami utarakan," jelasnya.

Sejak membuka kantor cabang di Indonesia sejak 2008, VMware Indonesia telah memiliki cukup banyak pelanggan produknya yang kebanyakan masih menggunakan cloud computing untuk keperluan internal. Menurut Andreas, hingga akhir Oktober 2011, VMware telah memiliki sebanyak 300 pelanggan perusahaan lokal, banyak di antaranya korporasi berskala besar. Harapannya, hingga akhir tahun ini jumlah pelanggan bisa mencapai 400 pengguna. Persentase kenaikan jumlah pengguna cloud computing VMware tersebut, masih relatif sama dengan negara-negara di ASEAN.

"Tetapi kami belum tahu persentase antara perusahaan yang memakai public cloud computing maupun yang privat. Yang jelas kami selalu ingin double growth baik dari pelanggan maupun pendapatan," katanya.

Selain sektor telekomunikasi, tambah Andreas, sektor industri bank dan asuransi merupakan target pasar empuk bagi VMware untuk menawarkan produknya. Pasalnya, VMware baru saja mendapatkan kontrak pemakaian cloud computing dari PT Bank OCBC NISP Tbk yang harus menyatukan sistem di 413 kantor cabang dan di 62 kota di Indonesia.

Berdasarkan data 2010, jumlah pendapatan VMware secara global mencapai 2,9 miliar dollar AS, dengan lebih dari 300 ribu pelanggan dan 25 ribu mitra di seluruh dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.