Dampak Banjir Thailand

Hard Disk Langka, Pengiriman PC Bakal Anjlok

Kompas.com - 14/11/2011, 14:42 WIB
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Produksi hard disk yang menurun akan mempengaruhi pengiriman (shipment) komputer di tahun depan. Apalagi kondisi banjir di Thailand yang belum surut akan menurunkan produksi hard disk-nya yang selama ini menyuplai 40 - 45 persen persediaan hard disk dunia.

Berdasarkan data International Data Corporation (IDC), pengiriman PC (komputer desktop dan laptop) di kuartal IV-2011 ini diprediksi bakal menurun hingga 10 persen. "Skenario terburuk, pengiriman PC akan anjlok hingga 20 persen pada kuartal I-2012," demikian seperti dikutip dari press release IDC yang diterima KOMPAS.com, Senin (14/11/2011).

Penurunan pengiriman komputer pada akhir tahun 2011 dan awal tahun depan ini disebabkan oleh kenaikan harga hard disk yang meliputi komponen, ekspedisi pengapalan, dan rencana relokasi pabrik pembuatan hard disk dari Thailand ke lokasi baru yang lebih aman.

Penurunan produksi hard disk ini sudah dimulai dari pertengahan November 2011 dan diperkirakan akan berlanjut hingga kuartal I-2012. IDC memprediksi produksi hard disk ini baru akan pulih pada kuartal I-2012 dan harganya baru akan stabil di Juni 2012.

"Diperkirakan industri PC bakal normal kembali pada semester II-2012," jelasnya.

Research Vice President, Hard Disk Drives and Semiconductors IDC, John Rydning menambahkan dalam situasi krisis ini, pengiriman hard disk akan diprioritaskan pada vendor PC besar yang akan digunakan pada perusahaan besar.

"Tapi vendor hard disk juga tidak boleh menolak apabila ada pembeli dari perusahaan kecil," kata Rydning.

Associate Vice President of Client Devices Research at IDC Asia/Pacific, Bryan Ma menambahkan konsumsi PC lokal di Thailand saat ini juga mengalami tantangan berupa distribusi yang menurun dan pengurangan anggaran pemerintah untuk membeli komputer.

"Tapi diperkirakan semua akan kembali normal pada pertengahan tahun depan," jelas Bryan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.