Dampak Banjir Thailand

Akibat Banjir, Western Digital Disalip Seagate

Kompas.com - 24/11/2011, 08:24 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

KOMPAS.com - Dampak banjir yang melanda Thailand terhadap pasokan hard disk dunia ternyata terus berlanjut. Seperti yang diberitakan sebelumnya, banjir di Thailand ini memaksa beberapa produsen hard disk menghentikan produksinya. Ini menyebabkan pasokan hard disk dunia menipis dan harganya pun melejit naik.

Beberapa produsen hard disk tersebut, antara lain Seagate, Toshiba, dan Western Digital. Ketiganya melaporkan mengalami kerugian yang tidak sedikit. Dua perusahaan yang mengalami kerugian terbesar adalah Western Digital yang di Thailand punya 37.000 karyawan dan Toshiba  dengan 5900 karyawan.

Kedua produsen ini merupakan penyumbang 25 persen produksi hard disk dunia, yang juga merupakan memproduksi 45 persen hard disk mobile (laptop) dunia.

Pihak Western Digital menyebut hanya bisa meraih pendapatan maksimal 1,25 juta dolar AS pada kuartal empat tahun ini, turun lebih dari setengahnya dari 2,6 miliar dolar AS pada kuartal tiga lalu.
Sedangkan Toshiba, telah siap "rugi besar" pada kuartal empat ini setelah pada kuartal tiga berhasil mengirimkan 22,2 juta unit.

Yang menarik dari kerugian yang diderita Western Digital justru memberi berkah untuk Seagate Technologi, yang fasilitas produksinya luput dari rendaman banjir. Ini membuat Seagate berhasil naik dari posisi kedua menjadi vendor hard disk teratas, menggeser Western Digital yang selama beberapa kuartal selalu menjadi nomor satu.

Meskipun demikian, Seagate juga ikut merasakan kekurangan  komponen pendukung produksi lain karena gangguan pasokan dan memprediksi akan ada penurunan hingga 21 persen pada kuartal empat ini.

Total Turun 30 Persen

Banjir berkepanjangan yang melanda Thailand akan menyebabkan pengiriman (shipment) hard disk seluruh dunia turun hampir 30% pada kuartal keempat tahun ini, demikian menurut IHS iSuplli.

Pengiriman hard disk global pada kuartal empat diperkirakan mencapai sekitar 125 juta unit, turun 28,6% dari 175 juta unit pada kuartal tiga.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.