Peminat Bellagio Membludak, Antrian Sempat Ricuh

Kompas.com - 25/11/2011, 10:28 WIB
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com - Kericuhan kecil sempat terjadi antarsesama calon pembeli Blackberry Bold 9790 atau disebut Bellagio, saat mengantre di Pacific Place, Jakarta, Jumat (25/11/2011). Hal ini karena ada dua kelompok calon pembeli yaitu yang memakai gelang dan tidak menggunakan gelang.

Awalnya pembeli yang menggunakan gelang merupakan pembeli yang akan dilayani. Belakangan karena banyaknya calon pembeli dan melebihi jumlah gelang, panitia mengubah kebijakan bahwa semua akan dilayani baik yang ada gelang atau tidak.

Otomatis, pengantre yang sudah memiliki gelang tidak setuju karena mereka akhirnya bisa berada di urutan belakang. Mereka pun meminta panitia tetap mendahulukan yang memiliki gelang, bahkan mereka berteriak, "Gelang... gelang... gelang... gelang...".

Dari pengamatan Kompas.com, tidak semua pembeli yang masuk menggunakan gelang. Bahkan yang tidak memakai gelang bisa lebih dahulu masuk. Panitia dibantu polisi tampak sedikit kewalahan menghadapi pembeli yang mulai tidak sabar ini.

Akhirnya setelah kepolisian berunding dengan panitia, mereka mendahulukan pembeli yang memakai gelang terlebih dahulu. Keputusan ini pun disambut tepuk tangan oleh pembeli yang memiliki gelang. Hingga saat ini ribuan orang masih menunggu di pinggir jalan, sedangkan baru sebagian kecil pembeli yang sudah boleh masuk dan bertransaksi mendapatkan BB Bold 9790 ini.

Pada penjualan perdana smartphone terbaru buatan Research In Motion (RIM) ini, 1.000 pembeli pertama mendapatkan diskon 50 persen khusus pembelian dengan kartu kredit. Bellagio sendiri dibanderol dengan harga resmi sekitar Rp 4,6 juta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.