Google Ingin Holo Jadi Antarmuka "Default" Android

Kompas.com - 09/01/2012, 11:24 WIB
EditorReza Wahyudi

GoogleAntarmuka Holo dari Google, harus diimplementasikan ke dalam perangkat Android untuk mempermudah pengembang dan vendor mengintegrasikan widget, tombol aplikasi, dan menu di layar.

KOMPAS.com - Google menginginkan semua perangkat Android, dimulai dari perangkat yang menggunakan Android 4.0 (Ice Cream Sandwich) untuk menggunakan user interface default Holo. Ini merupakan langkah awal Google dalam mengurangi fragmentasi (keragaman) perangkat lunak dari perangkat Android yang beredar di pasaran.

 

Holo adalah tema atau antarmuka yang harus diimplementasikan ke dalam perangkat Android untuk mempermudah pengembang dan vendor mengintegrasikan widget, tombol aplikasi, dan menu di layar.

Apa yang dilakukan Google ini bisa disebut sebagai sebuah pedoman dasar untuk desain dan elemen tema di Android, agar pengembang aplikasi dan vendor dapat menjaga konsistensi tampilan. Langkah ini juga memperketat kontrol ekosistem Android di masa depan.

"Kami akan membuat tema Holo yang dimodifikasi sebagai syarat kompatibilitas untuk menjalankan perangkat Android 4.0 dan versi-versi yang lebih tinggi di kemudian hari," jelas Adam Powell, teknisi Framework Android.

Meski Google mewajibkan hal tersebut, namun bukan berarti para pengembang dan vendor jadi terikat aturan. Para vendor masih bisa mengembangkan tema yang dikostumisasi versi mereka sendiri.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami tidak membatasi vendor Android untuk membuat tema hasil pengalaman mereka sendiri," tambah Powell, pernyataan ini mengacu pada HTC Sense dan Samsung TouchWiz.

HTC Sense dan Samsung TouchWiz adalah user interface yang dibuat khusus untuk perangkat smartphone/tablet buatan HTC dan Samsung.

Sedangkan untuk pengembang aplikasi, bisa memilih Holo atau tema yang lain buatan vendor Android.

Sementara itu, Holo juga diharapkan mampu menstandarisasi tampilan aplikasi di berbagai ukuran layar pada perangkat Android.

Pasalnya, banyak aplikasi Android yang tidak kompatibel pada ukuran layar tertentu, terutama pada smartphone Android berlayar kecil atau yang dilengkapi dengan keyboard QWERTY .



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X