Indonesia Paling "Kecanduan" Twitter

Kompas.com - 10/01/2012, 20:11 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

KOMPAS.com - Kartografer media sosial Eric Fischer telah menciptakan peta digital yang dapat digunakan untuk mengetahui gerakan fisik seseorang di Twitter. Hasilnya, Indonesia tampak sebagai salah satu negara paling sibuk di Twitter.

Peta itu menunjukkan kicauan (tweet) dan balasan kicauan (reply tweet). Warna hijau menunjukkan gerakan fisik seseorang, ungu merupakan balasan kicauan dari seseorang dari satu lokasi ke lokasi lain dan putih adalah kombinasi keduanya. Fischer mendapatkan data tersebut dari hasil analisa geotagging di Twitter.

Hasil yang diperoleh dari peta buatan Fischer, lalu lintas (traffic) masuk dan keluar kicauan dari Indonesia dinilai lebih banyak dibandingkan negara lainnya di dunia. Peta ini seakan menegaskan betapa "kecanduan" Twitter di Indonesia sangat kuat.

Hal itu juga didukung oleh sebuah studi di tahun 2010. Riset yang dilakukan ComScore MobiLens selama April - Juni 2010, Indonesia tercatat memiliki penetrasi 20,8 persen dari total penduduk. Indonesia melesat jauh dibandingkan negara tetangga seperti Singapura (13,3 persen) atau Malaysia (7,7 persen). Bahkan Indonesia melampaui Amerika Serikat (11,9 persen).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.