Google Mogok Cari "Kicauan" Pengguna Twitter

Kompas.com - 15/01/2012, 09:39 WIB
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Mesin pencari Google mulai saat ini tidak memberi indeks hasil pencarian dengan simbol atau karakter @ (at) yang selama ini identik dengan jejaring sosial Twitter.

Coba saja Anda masukan kata kunci '@' dilanjutkan nama akun Twitter Anda pada mesin pencari Google. Maka, hasil pencarian Google tidak mengenali simbol '@' tersebut dan tweet-tweet akun Twitter yang dimaksud tidak muncul di hasil pencarian.

Contohnya, jika Anda mencari akun Twitter resmi Kompas.com, yakni '@kompasdotcom', maka hasil pencarian yang keluar adalah kompasdotcom, tanpa simbol '@' di depannya. Selain, di hasil pencarian tersebut tidak akan ditemui tweet atau kicauan yang pernah diposting oleh akun @kompasdotcom.

Sebelumnya, antara Google dan Twitter terikat kontrak yang menerangkan bahwa hasil kicauan pengguna Twitter dimasukkan dalam hasil pencarian real time mesin pencari Google.

Ini dilakukan Twitter mengingat setiap harinya ada 200 juta kicauan yang dilontarkan melalui Twitter. Namun, pada Juli 2011 lalu, kontrak kedua perusahaan telah berakhir. Twitter pun tidak memperpanjang kontrak tersebut.

Pihak Twitter mengungkapkan kekecewaan atas apa yang dilakukan Google. Langkah ini bisa jadi merupakan strategi Google untuk menghentikan dominasi Twitter di ranah jejaring sosial. Karena, Google hendak menaikkan popularitas jejaring sosial milik mereka, Google+.

Selama ini, Google menjadi andalan pengguna internet untuk hasil pencarian yang relevan. Namun, ternyata Google lebih memutuskan untuk tidak memasukan indeks kicauan Twitter dan membuat strategi agar Google+ berada di garis depan hasil pencarian.

Hal ini akan sedikit mengurangi kepuasan personal pengguna Google yang hendak mencari kicauan mereka di Twitter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.