Pelajaran Soal "Cloud Computing" dari Kasus Megaupload

Kompas.com - 24/01/2012, 11:17 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

KOMPAS.com - Di balik kasus ditutupnya Megaupload, terdapat pelajaran penting bagi pengguna komputasi awan (cloud computing).

Seperti dituliskan PC World, tidak semua dari 180 juta pengguna Megaupload yang menggunakan layanan itu untuk konten melanggar hak cipta.

Hal itu terungkap dari curahan hati pengguna di Twitter, yang mengeluhkan file-file pekerjaannya hilang seiring ditutupnya situs itu.

Layanan Awan Megaupload

Megaupload adalah contoh penerapan komputasi awan. Tepatnya, ia merupakan contoh bagaimana pengguna bisa menyimpan file-nya di "awan" alias di internet tanpa memikirkan kapasitas hard disk.

Tapi, pengguna perlu hati-hati dengan layanan seperti Megaupload. Menurut PC World, ada tiga layanan yang disediakan situs tersebut:

  • Yang pertama, adalah layanan komputasi awan gratis bagi pengguna yang tak terdaftar. Paling tidak satu kali setiap 21 hari file itu harus diunduh agar tidak dihapus dari server Megaupload.
  • Yang kedua adalah layanan bagi pengguna terdaftar tapi gratis. Bedanya hanya di batasan waktu yang lebih lama, yakni 90 hari.
  • Dan yang ketiga, adalah layanan pengguna terdaftar premium. Dengan memilih layanan ini, pengguna bisa menyimpan file selama apapun yang mereka inginkan asalkan terus membayar.


Pelajaran Penting

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Situs seperti Megaupload disarankan tidak digunakan sebagai penyimpanan file penting. Ini karena reputasinya yang sudah diketahui publik sebagai tempat mencari konten "abu-abu".

Banyak situs serupa yang melakukan hal ini. Di depan nampak seperti layanan penyimpanan dan berbagi file, namun di belakang banyak digunakan untuk praktek yang mencurigakan.

Masalah timbul jika situs-situs tersebut kemudian dijadikan sasaran tembak pihak berwajib seperti yang terjadi pada Megaupload.

Jika mau lebih aman, pengguna bisa mencoba layanan komputasi awan dari perusahaan terpercaya. Misalnya Google Docs, Microsoft SkyDrive ataupun Dropbox.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.