Perang "Smartphone" dan Pertaruhan Pasar Ponsel

Kompas.com - 03/02/2012, 13:19 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

Itulah mengapa, ujar Koko, pemegang merek ponsel nampak jor-joran dalam memasarkan ponsel kelas atasnya. Hal itu untuk meningkatkan paparan mereknya di masyarakat.

Demi visibility

Hal itu pun sedikit banyak diakui oleh Anvid Erdian, Product Manager Nokia Lumia dari Nokia Indonesia. Menurutnya, keberadaan toko Lumia Store adalah demi keterpaparan alias visibility.

Di Indonesia Lumia Store merupakan pengemasan ulang dari Nokia Store yang sudah ada di beberapa lokasi. Sejauh ini Anvid mengatakan ada 12 toko di tiga kota yang menjadi Lumia Store.

Tujuan diadakannya toko spesialis seperti itu tak lain untuk meningkatkan paparan Lumia pada pengguna. Lumia Store memang ditampilkan dengan desain khas Windows Phone, dengan kotak beragam warna.

Meski demikian, Lumia Store tetap menjual perangkat Nokia yang bukan Lumia. Selain tampilan, perbedaannya ada pada penjaga toko yang punya pemahaman lebih tentang produk Lumia.

Agaknya, meski berperang di smartphone, bagi banyak merek besar pertaruhan yang sebenarnya adalah pasar ponsel yang lebih luas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.