Menkominfo: Sejuta Situs Porno Telah Diblokir

Kompas.com - 06/02/2012, 11:59 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah mengklaim telah memblokir sekitar satu juta situs yang mengandung pornografi.

Hal itu sesuai komitmen pemerintah dalam mengamankan situs di Indonesia dan sebagai upaya membentuk karakter bangsa yang positif.

Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring menjelaskan, pemblokiran situs porno akan meningkatkan etika berinternet yang sehat dan meminimalisasi dampak negatif.

"Kami telah memblokir sekitar 983.000-an situs porno, hampir satu juta situs porno. Tentunya akan berkembang terus," kata Tifatul.

Hal itu diungkapnya dalam acara Seminar Internet Sehat dan Aman untuk menyambut Hari Aman Internet Dunia, di Hotel Pullman, Jakarta, Senin (6/2/2012).

Kegiatan ini diselenggarakan Kementerian Kominfo dan Asia Internet Coallition (AIC), asosiasi industri yang dibentuk pada 2010 oleh eBay, Google, Skype, dan Yahoo.

Pemerintah menggunakan Undang-Undang No 44 Tahun 1998 sebagai dasar hukum pemblokiran, khususnya Pasal 18 yang menyatakan bahwa pemerintah bisa memblokir situs yang mengandung konten pornografi.

Saat ini, menurut Tifatul, Indonesia memiliki hampir 45 juta pengguna internet. Sedangkan tingkat pertumbuhan komputer di rumah tangga mencapai 25,8 persen per tahun.

"Meski kami melakukan penyensoran dan pemblokiran, semua tidak akan berhasil jika etika berinternet masyarakat masih rendah alias masih suka membuka konten pornografi," kata Tifatul.

Executive Director Asia Internet Coalition (AIC) John Ure menambahkan, pihaknya akan bekerja sama dengan berbagai pihak guna melindungi anak-anak di saat online dan menciptakan lingkungan yang ramah.

"Tapi seberapa ketatnya regulasi maupun kampanye pelarangan pornografi tidak akan berhasil mengurangi jumlah situs porno jika etika berinternet kita masih sederhana. Artinya, kuncinya di otak," kata Ure.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    27th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.