FBI: Steve Jobs Pernah Gunakan Narkoba

Kompas.com - 11/02/2012, 11:29 WIB
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com — FBI merilis file tentang kehidupan Steve Jobs di balik kesuksesannya membangun Apple Inc. Hasil investigasi sebanyak 191 halaman tersebut telah dikumpulkan sejak tahun 1991. File dirilis tahun ini atas permintaan Freedom of Information Act.

Dalam file tersebut tersirat bahwa Steve Jobs merupakan sosok yang bisa memutarbalikkan fakta untuk mendapatkan tujuannya. Pernyataan ini disampaikan salah seorang sahabat Jobs saat wawancara dengan FBI.

Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa di masa lalu, Jobs mengisap narkoba jenis ganja dan lysergic acid diethylamide (LSD). LSD adalah sejenis halusinogen yang dapat memberikan efek panik dan ketakutan kepada yang mengonsumsinya.

Laporan ini berawal dari pencalonan Steve Jobs, yang ketika itu menjabat sebagai CEO Next Inc, menjadi Ketua Dewan Ekspor Kantor Kepresidenan AS.

FBI juga menemukan bahwa pada tahun 1985 ada seseorang yang mengancam rumah Steve Jobs dan meminta tebusan sebesar 1 juta dollar AS agar rumahnya tidak diledakkan.

Namun, tidak ada uang yang diberikan dan bom terbukti tidak ditemukan. Ancaman ini membuat FBI penasaran, adakah kehidupan masa lalu Steve Jobs yang membahayakan kehidupannya saat ini.

Berikut adalah rangkuman temuan-temuan FBI tentang masa lalu Steve Jobs :

  1. Jobs pernah memiliki anak dari pacarnya dan tidak mengakui anaknya tersebut. Namun, akhirnya diakui demi nama baik.
  2. Jobs tidak pernah punya keluarga di negara-negara komunis.
  3. Jobs memiliki IPK 2,65 saat lulus dari Homestead High School di Cupertino, California.
  4. Pada tahun 1960 hingga 1970, Jobs memiliki pengalaman mencoba narkoba, termasuk ganja dan LSD, saat mulai masuk kuliah.
  5. Jobs pintar melakukan pencitraan dengan memutarbalikkan kebenaran dan mendistorsi realitas untuk mencapai tujuannya. Ia mengumpulkan komentar-komentar baik untuk meningkatkan karakter, reputasi, dan loyalitasnya.

Laporan selengkapnya, bisa diakses dari link berikut : http://vault.fbi.gov/steve-jobs/steve-jobs-part-01-of-01/view

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.