Pelamar Kerja Dipaksa Serahkan Password Facebook

Kompas.com - 13/03/2012, 11:00 WIB
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Password sebuah akun milik seseorang sejatinya merupakan ranah privasi yang harus dihormati dan tak sembarangan dimasuki. Namun, hal ini tak berlaku di sebuah departemen Amerika Serikat (AS).

Adalah Maryland Department of Corrections (DOC), yakni Departemen Keamanan Publik dan Lembaga Pemasyarakatan AS yang mewajibkan calon karyawan untuk menyerahkan password akun Facebook-nya ketika melamar pekerjaan.

Password tersebut akan digunakan untuk mengetahui secara detail profil sang pelamar.

Tak hanya itu, DOC juga pernah meminta pelamar untuk membuka akun Facebook di depan pewawancara dan menujukkan pesan pribadi di inbox, foto, postingan di wall, dan lainnya.

Praktek ini kemudian mendapat protes keras dari American Civil Liberties Union (ACLU).

Tak hanya calon pelamar saja, pekerja yang sudah berstatus karyawan pun ternyata akun Facebook-nya masih diawasi. Robert Collins, salah satu karyawan mengaku bahwa password email dan Facebook miliknya telah diketahui perusahaan selama bertahun-tahun.

"Saya warga AS yang tidak melanggar hukum, dan tidak melakukan kejahatan apapun, dan disini saya memiliki calon istri. Saya merasa terganggu saat akan melakukan komunikasi pribadi, mengingat informasi pribadi dapat diidentifikasi," ujar Collins dalam sebuah wawancara oleh ACLU.

Setelah Collins melaporkan hal ini kepada ACLU, DOC menunda kebijakan meminta password selama 45 hari. Namun, belum ada kepastian kebijakan ini akan dihapuskan.

Sebelumnya, DOC hanya menerima 7 orang dari 2.689 pelamar, hanya berdasarkan isi profil Facebook mereka.

Fred Wolens, juru bicara Facebook mengatakan bahwa meminta password akun merupakan sebuah tindakan pelanggaran.

Halaman:


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.