Harga Awal Tender Kanal 3G Bakal Diturunkan

Kompas.com - 14/03/2012, 12:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika bakal menurunkan harga awal lelang kanal 3G yang akan dilakukan mulai Mei mendatang.

Penurunan harga lelang tersebut disebabkan karena ada biaya investasi filter Base Transceiver Station (BTS) yang harus dikeluarkan operator.

Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kominfo Muhammad Budi Setiawan menjelaskan penurunan harga lelang ini hanya dikhususkan untuk kanal 3G Blok 12.

Pasalnya kanal tersebut berdekatan dengan kanal PT Smartfren Tbk yang merupakan kanal Code Division Multiple Access (CDMA).

"Saya mengusulkan harga lelangnya diturunkan karena nantinya masih perlu investasi untuk filter," kata Budi selepas Diskusi Resisting The Doomsday of Big Telco Players di Balai Kartini Jakarta, Rabu (14/3/2012).

Sebelumnya, patokan awal biaya lelang untuk kanal 3G di tahun lalu sebesar Rp 160 miliar. Untuk harga lelang tahun ini, khususnya kanal 3G blok 12 akan diturunkan.

Kendati demikian, pemerintah belum menjelaskan besaran penurunan harga lelang tersebut. Tapi Budi menyatakan para operator harus berinvestasi sekitar Rp 1 juta per BTS untuk filterisasi BTS.

Sekadar catatan, pemerintah telah menerima surat pernyataan minat PT Axis Telekom Indonesia, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), PT XL Axiata Tbk (EXCL) dan Axis Telekom.

Pemerintah berencana menggelar tender blok 3G tahap ketiga atau third carrier di frekuensi 2,1 Gigahertz ini pada Mei.

Saat ini, tim penataan Kementerian sedang mengkaji komitmen yang akan ditetapkan sebagai persyaratan dalam tender dua kanal terakhir blok 3G ini.

Salah satu persyaratan yang dikaji adalah persentase jangkauan jaringan operator. Keputusan Menteri Komunikasi tentang tata cara seleksi kanal 3G juga akan diselesaikan sebelum Mei.

Para peminat wajib memenuhi persyaratan dan komitmen yang akan ditentukan pemerintah.

 


EditorReza Wahyudi

Close Ads X