Apple Bantah iPad Baru "Overheat" - Kompas.com

Apple Bantah iPad Baru "Overheat"

Kompas.com - 21/03/2012, 19:09 WIB

KOMPAS.com — iPad baru dikeluhkan penggunanya karena cenderung mengeluarkan panas di luar toleransi saat digunakan, terutama saat mengakses internet. Namun, Apple membantahnya.

Seperti dilansir FoxNews, juru bicara Apple Trudy Muller menjelaskan bahwa suhu iPad baru berada dalam batas normal.

Selain itu, anggapan "panas berlebih" (overheat) pada iPad baru tersebut, kata Muller, tidak akan menyebabkan perangkat tersebut terbakar.

"iPad baru memiliki Retina Display yang menakjubkan, prosesor A5x, dukungan koneksi 4G LTE dan daya tahan baterai hingga 10 jam. Itu berjalan baik sesuai spesifikasi suhu yang telah ditetapkan," kata Muller.

Pihak Apple juga membantah bahwa iPad baru melalui tes terlebih dahulu sebelum dijual ke pasar. Sejauh ini, iPad baru telah diuji oleh Apple dan dalam kondisi baik-baik saja.

Memang Apple tidak menjelaskan dengan tepat standardisasi suhu perangkat di dalam dan di luar ruangan. Namun, dalam situs web Apple telah dijelaskan bahwa iPad baru bisa dipakai pada suhu kamar hingga 35 derajat celsius.

"Jika pelanggan memiliki masalah tentang iPad baru yang panas, harap menghubungi AppleCare," kata Muller.

Sekadar catatan, berdasarkan sumber dari forum di MacRumors, panas berlebih (overheat) pada iPad baru tersebut berasal dari posisi sebelah kiri bawah iPad. Bila iPad baru cukup lama dipakai, maka tablet akan sedikit panas dan tidak nyaman dipegang. Beberapa pengguna memaklumi, tetapi ada juga yang protes.

Bahkan, ada juga iPad baru yang langsung mati (shutdown) mendadak, menampilkan pesan notifikasi yang berbunyi bahwa iPad perlu didinginkan sementara. Pada beberapa kasus, setidaknya bisa mengalami empat kali mati mendadak dalam sehari.

Ternyata, masalah panas pada tablet ini tidak hanya dialami di iPad baru, hal ini dulu juga terjadi pada iPad dan iPad 2.

Setelah diteliti, ternyata iPad baru memang memiliki kapasitas baterai yang lebih besar dan CPU yang lebih kencang.


EditorReza Wahyudi

Close Ads X