Microsoft Larang Pembelian iPad dan Mac

Kompas.com - 23/03/2012, 17:11 WIB
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Microsoft dikabarkan sedang membuat peraturan baru untuk karyawannya di seluruh dunia. Perusahaan software raksasa itu melarang karyawannya membeli komputer Mac dan tablet iPad dengan uang perusahaan.

Kabar ini datang dari wartawan situs teknologi ZDNet, Mary-Jo Foley, yang merupakan seorang penulis spesialis produk Microsoft. Jo Foley mendapatkan email yang sepertinya "nyasar" dari salah seorang yang terdaftar di kontak emailnya.

email

Potongan isi email itu menyebut, divisi SMSG Microsoft akan membuat peraturan baru yang agar produk Apple (Mac dan iPad) tidak boleh dibeli dari uang perusahaan. Ini berarti, dua produk Apple tersebut tidak boleh ada di lingkungan kerja Microsoft.

Peraturan ini akan dimulai dari Microsoft Amerika Serikat dan pesan yang sama akan dikirim ke karyawan Microsoft, khususnya divisi SMSG, di negara lainnya.

Dalam email yang dikirim pada 14 Maret 2012 itu disebut bahwa tingkat pembelian produk Microsoft sedang menurun.

Ketika Jo Foley menanyakan kebenaran email tersebut, pihak Microsoft menolak untuk berkomentar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.