Google Bangun "Data Center" di Taiwan

Kompas.com - 06/04/2012, 09:22 WIB
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Google telah memulai pembangunan data center di Taiwan. Data center tersebut akan melengkapi dua data center yang telah dibangun sebelumnya, yaitu di Singapura dan Hongkong.

Seperti dilansir The Next Web, Google telah menggelontorkan biaya investasi untuk pembangunan ketiga data center tersebut sebesar 700 juta dollar AS. Khusus pembangunan data center di Taiwan akan menelan dana sekitar 300 juta dollar AS.

Google mengharapkan data center di Taiwan ini bisa diuji coba pada semester kedua 2012. Jika sudah beroperasi, Google akan mempekerjakan sekitar 25 karyawan dengan sejumlah posisi secara paruh waktu dan sebagian kontrak.

Sementara alasan Google membangun data center di ketiga negara tersebut adalah ingin memperkuat posisi bisnis Google di Asia. Hal itu disebabkan penggua internet di Asia memerlukan akses internet yang lebih cepat dan ingin mendapatkan produk dan jasa yang lebih dari yang saat ini ada.

Presiden Google Asia Pasifik Daniel Alegre menjelaskan bahwa pertumbuhan populasi Web di negara kawasan tersebut akan menjadi fokus dari Google ke depan.

"Banyak pengguna internet baru datang dari penduduk di Asia dibandingkan negara lain di dunia. Itulah sebabnya kami membangun data center di Asia," katanya.

Walau bukan pertama kali membangun data center, Google akan menerapkan metode berbeda dalam pemeliharaan data center di Asia khususnya di Taiwan. Nantinya, Google akan menggunakan sistem pendingin sepanjang waktu dan sistem penyimpanan energi thermal.

Penggunaan teknologi tersebut akan menyebabkan sistem pendinginan bisa lebih efisien di malam hari. Sementara, temperaturnya tetap rendah dan bisa menghasilkan daya yang lebih besar.

"Saat cuaca yang panas di Taiwan, maka daya yang diperlukan untuk mendinginan data center akan lebih besar. Tapi kami menyiasatinya dengan mengalirkan air ke seluruh ruangan agar suhu tetap dingin," jelasnya.

Pengguna internet di Asia biasanya sering diabaikan oleh perusahaan web besar. Tapi Google mengklaim bahwa pihaknya berinisiatif untuk membangun kantor baru di Thailand dan Indonesia. Sehingga Google telah menempatkan kantornya di 12 negara di kawasan Asia Pacifik.

Google berjanji akan membangun data center baru tahun depan. Hal itu dilakukan untuk memperkuat pasar Google di negara tersebut. Apakah Indonesia yang dimaksud oleh Google tersebut?



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X