Untuk Apa Facebook Beli Instagram?

Kompas.com - 10/04/2012, 10:00 WIB
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Nilai pembelian Instagram oleh Facebook yang sangat fantastis, Rp 9 triliun, menimbulkan banyak pertanyaan. Salah satunya adalah untuk apa Facebook membeli Instagram.

Instagram adalah aplikasi untuk mengedit foto dengan beragam pilihan filter dan efek kemudian hasilnya dibagikan dalam jejaring sosial sangat populer di kalangan pengguna smartphone saat ini.

Sejak dirilis Januari 2011, Instagram yang awalnya hanya tersedia untuk platform iOS, iPhone, telah berhasil menarik minat sekitar 50 juta pengguna.

Jumlah pengguna terus berlipat sejak Instagram juga tersedia untuk platform Android minggu lalu dengan pertambahan pengguna mencapai 1 juta pengguna setiap 24 jam.

Inilah alasan Facebook mau menggelontorkan dana yang sangat besar untuk membeli Instagram:

1. User
Instagram saat ini telah memiliki lebih dari 30 juta pengguna dan bertambah terus sejak versi untuk Android dirilis.

Meski sudah memiliki 850 juta pengguna, Facebook tetap melihat Instagram sangat berpotensi menambah jumlah pengguna Facebook.

2. Mobile
Alasan nomor dua ini bisa jadi adalah alasan utama Facebook membeli Instagram.

Meski hanya berkutat di mobile, pengguna Instagram bisa disebut sangat banyak.

Facebook pun sebenarnya memiliki basis pengguna mobile yang sangat besar. Tapi ada satu yang tak dimiliki oleh Facebook, yaitu kemudahan meng-upload foto atau mobile uploading.

Di Instagram, orang bisa dengan sangat gampang, hanya 6 langkah, untuk meng-upload sebuah foto beserta filter-filternya. Bandingkan dengan di Facebook yang perlu 10 langkah untuk meng-upload foto, itu tanpa ada langkah penambahan filter dan editing di foto.

3. Bersaing dengan Google dan Twitter
Alasan lain yang membuat Facebook mengakuisisi Instagram adalah demi mendahului gerak dua pesaingnya, yaitu Google dan Twitter.

Twitter adalah pesaing kuat Facebook di bisnis jejaring sosial. Meski hanya mengandalkan teks, Twitter memiliki basis pengguna yang sangat kuat.

Sedangkan Google, meski belum bertaring dengan Google+, tetap dipandang Facebook sebagai pesaing utama karena produk-produk hebat lainnya, seperti mesin pencari, Gmail, YouTube, dan lainnya.

Google yang memiliki dana yang tak terbatas disebut tertarik membeli Instagram. Inilah yang membuat Facebook buru-buru mengambilalih Instagram.

4. Data

Instagram telah memiliki 30 juta pengguna yang telah meng-upload lebih dari 100 juta foto yang berisi data geotagging dan bisa juga data personal.

Inilah sepertinya yang juga diincar oleh Facebook. Facebook memang memerlukan data tersebut untuk berbagai keperluan, salah satunya untuk kepentingan pengiklan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.