Game "Focus Pocus" Perbaiki Konsentrasi Anak

Kompas.com - 12/04/2012, 17:50 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Ini adalah kabar baik bagi orang tua yang memiliki anak dengan gangguan konsentrasi. Para peneliti dari Universitas Wollongong bekerja sama dengan sebuah perusahaan software Inggris belum lama ini berhasil mengembangkan game komputer yang dapat membantu memperbaiki perilaku anak.

Seperti yang disiarkan dalam jurnal ilmiah ADHD (Attention Deficit and Hyperactivity Disorders), para ahli menemukan terapi alternatif bagi anak penyandang ADHD yang bebas obat-obatan karena menggunakan basis pengembangan game komputer yang dirancang untuk anak-anak. ADHD, atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder adalah gangguan psikologis yang paling sering ditemui pada anak usia sekolah. Gejala utama ADHD adalah hiperaktivitas, kesulitan mempertahankan konsentrasi, serta impulsivitas.

Menurut penulis utama yang juga Profesor Asosiasi Psikologi, Stuart Johnstone, penelitian tersebut dilakukan setelah para orang tua khawatir akan konsumsi obat yang terlalu banyak untuk anak-anak mereka.

"Para orang tua cemas dengan jenis pengobatan yang diberikan kepada anak-anak mereka, oleh sebab itu mereka meminta perawatan yang bebas obat berdasarkan dengan penelitian kami," kata Johnstone.

Johnstone juga mengatakan bahwa target utama dari terapi tersebut adalah meminimalisir gangguan karena distraksi dan meningkatkan konsentrasi serta ketenangan perilaku. Perkembangan perilaku yang lebih baik, kata Johnstone, baru akan terlihat setelah anak tersebut menyelesaikan pelatihan pada game komputer selama enam minggu.

Para peneliti bekerja sama dengan perusahaan mandiri perangkat lunak, NeuroCog Solutions untuk merancang dan mengembangkan game komputer bernama Focus Pocus itu.

Permainan yang dimaksudkan untuk anak berusia 7-13 tahun itu, akan melatih aspek kognitif anak dan membantu gelombang otak untuk melatih anak agar lebih santai dan perhatian. "Permainan ini sangat unik, karena bertujuan pada proses fundamental anak seperti ingatan, kontrol impulse, dan kemampuan untuk berkonsentrasi," kata Johnstone.

Dalam game tersebut, setiap pemain akan berperan sebagai penyihir dalam sekitar 12 permainan. Permainan tersebut dikendalikan sepenuhnya oleh pikiran dan dapat dipantau melalui alat electroencephalography bernama EEG NeuroSky Mindwave. Orang tua dapat memantau kemajuan anak-anak mereka melalui laporan yang disampaikan secara online dengan sistem feedback yang disebut FocusIn. Sistem ini akan memberi laporan bagian mana yang mengalami kemajuan.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.