Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengintip Strategi Kakao Talk Menyerbu Indonesia

Kompas.com - 18/04/2012, 17:37 WIB

Seperti yang sampaikan Yu Jin Sohn saat diwawancara, “Kami percaya hirarki dalam organisasi mempengaruhi bagaimana para anggotanya berkomunikasi antar satu sama lain. Dengan tidak adanya staf yang dibawahi oleh staf lainnya, komunikasi akan berjalan dengan lebih terbuka, kreatif, dan nyaman.”

Mengincar Indonesia

Kakao Talk sendiri merupakan aplikasi yang bisa dijalankan pada platform iOS, Android, Windows Mobile, dan Blackberry. Khusus untuk platform Blackberry, aplikasi Kakao Talk masih dalam bentuk versi beta.

Meskipun pengguna Blackberry sangat minim di Korea, Kakao Inc. tetap mengembangkan Kakao Talk untuk Blackberry sebagai salah satu langkah untuk memperluas pasar Kakao Talk, khususnya ke Indonesia sebagai salah satu negara dengan pengguna Blackberry terbanyak di dunia.

“Kami sangat tertarik dengan pasar Indonesia,” ujar Yu Jin Sohn. “Kami juga sedang sangat mempertimbangkan untuk mengembangkan Kakao Talk untuk platform PC,” lanjutnya.

Kini Kakao Talk juga mendukung bahasa Indonesia sebagai keseriusannya dalam memasuki pasar Indonesia. Sayangnya untuk masuk ke negara berkembang seperti Indonesia, Kakao Talk masih tidak  mendukung perangkat genggam dengan platform Symbian dengan alasan kurangnya sumber daya pengembang.

Kita lihat saja nanti, akan sesukses apakah Kakao Talk di Indonesia?


* Tulisan ini merupakan kontribusi dari Rizki "Kika" Amelia dan Abdul Arfan.

Abdul Arfan adalah peneliti di Ajou University Korea, Alumni Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia 2004 dan Alumni Sunmoon University Korea.

Rizki Amelia alias Kika adalah Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia 2008 dan merupakan ICT Exchange Student di Daejeon University Korea.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com