Leica Klasik Menjadi Kamera Termahal di Dunia

Kompas.com - 15/05/2012, 20:51 WIB
EditorReza Wahyudi

Prototipe kamera Leica buatan tahun 1923 laku terjual 2,16 juta euro atau sekitar Rp 25,8 miliar, dalam lelang di Wina, Austria.

Leica hanya membuat 25 unit Seri 0 tersebut, yang kemudian dikembangkan menjadi kamera kompak Seri A yang memakai film 35mm.

Nilai penjualan membuat kamera ini menjadi kamera termahal di dunia.

Lelang di Austria pada hari Sabtu (12/5) dimulai dari harga 300.000 euro dan penyelenggara memperkirakan kamera ini akan terjual di kisaran 600.000 euro.

Namun ketika proses lelang berakhir, harganya mencapai 1,8 juta euro. Pajak dan biaya-biaya lain membuat sang pemenang lelang, yang tidak diungkap jati dirinya, harus mengeluarkan uang 2,16 juta euro untuk mendapatkan kamera klasik ini.

Tingginya harga kamera Leica menunjukkan minat yang makin tinggi terhadap kamera-kamera klasik.

Harga tertinggi untuk kamera Leica Seri 0 adalah 1,32 juta euro. Padahal pada 2007, harganya cuma 336.000 euro.

Inspirasi Hollywood

Leica didirikan pada 1849, dikenal sebagai perusahaan lensa dan mikroskop.

Salah seorang insinyurnya, Oskar Barnack, yang bekerja di divisi mikroskop, menyukai fotografi dan sejak lama menginginkan kamera kompak.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.