Demi Jaga Image, HTC Tak Mau Buat Ponsel Murah

Kompas.com - 15/06/2012, 17:22 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

KOMPAS.com - Dengan makin banyaknya produk yang bersaing dipasar Android, banyak produsen yang  berusaha mencari profit dengan masuk ke pasar low-end melalui produk berharga murah. HTC menolak melakukan hal tersebut dengan alasan untuk menjaga brand image.

Seperti yang dikutip oleh TechCrunch dari Wall Street Journal, CEO HTC Peter Chou mengatakan bahwa HTC bersikeras memakai bahan baku berkualitas untuk membuat produk bagus yang pada gilirannya akan memberi pengguna pengalaman memakai yang lebih baik. "Banyak orang suka dengan dengan itu," ujar Chou.

Keputusan HTC untuk tidak membuat ponsel murah bisa berpotensi merugikan HTC dalam persaingan melawan kompetitor yang agresif, terutama di pasar berkembang seperti India dan China. Di dua negara tersebut, populasi ponsel murah berkembang pesat dan  mengakibatkan pasar smartphone didominasi oleh platform Android.

Di China, lembaga riset Eguan melaporkan bahwa Android menguasai 76% pasar smartphone negeri Tirai Bambu Tersebut. Sementara itu harga rata-rata perangkat Android mengalami menurunan dari 2.300 yuan atau sekitar 3,5 juta rupiah pada kuartal pertama 2011 menjadi 1.670 yuan atau sekitar 2,4 juta rupiah pada kuartal pertama 2012.

Chou menyatakan bahwa HTC tidak tertarik untuk membuat ponsel seharga kurang dari 1.000 yuan atau sekitar 1,5 juta rupiah. Menurutnya, Samsung dan Motorola termasuk produsen yang sudah "jatuh" di bawah angka tersebut.

 

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.