Nokia Ingin Game Buatan Lokal Jadi Raja di Negeri Sendiri

Kompas.com - 18/06/2012, 13:34 WIB
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Kompetisi 'Nokia Coding on the Beach' yang diselenggaraan pada 16-17 Juni 2012 di area pantai Ancol sekaligus ditujukan sebagai ajang bagi game lokal untuk jadi tuan rumah di kancah industri game mobile Indonesia.

 
Hal tersebut disampaikan oleh Developer Manager Nokia South East Asia, Narenda Wicaksono pada pengumuman pemenang kompetisi membuat game itu, hari Minggu (17/6/2012).

"Kami memfasilitasi lewat Nokia Store, soalnya Ancol maupun game bikinan developer lini kan produk lokal juga," katanya seusai acara. "Kami ingin produk-produk lokal ini jadi raja di negeri sendiri."


nokia_coding_on_the_beach_presentation

Salah satu peserta Nokia Coding on the Beach mempresentasikan game buatannya

Sesuai ketentuan penyelenggara, judul-judul game yang dibuat oleh para peserta Nokia  Coding on the Beach menggunakan tema dan karakter dari Ancol Taman Impian.

Pasar Indonesia, menurut Narenda, menyimpan potensi besar yang bisa dimanfaatkan. "Jangan sampai uang kita malah lari ke luar negeri," katanya.

Narenda menambahkan, besarnya potensi tersebut bisa dilihat dari jumlah pengguna yang mengambil aplikasi dari Nokia Store."Sudah tercatat sebanyak 10 juta download aplikasi dari Indonesia saja, sehingga ini (Nokia Store) jadi opportunity yang menarik buat developer" ujarnya.

Sebanyak 107 peserta yang tergabung dalam 17 developer meramaikan acara Nokia Coding on the Beach. Seluruh pengembang aplikasi (developer) yang terpilih sebagai peserta sudah pernah membuat aplikasi (game) di Nokia Store.

Dari sekitar 18 aplikasi game yang dihasilkan, 10 terpilih sebagai finalis dan 3 buah dinobatkan sebagai yang terbaik. Menurut Narenda, nantinya ada 10 game yang bisa di-download dari Nokia Store.

Soal platform yang akan digunakan sebagai basis game, Narenda mengatakan bahwa hal  tersebut tergantung spesialisasi developer yang bersangkutan. "Ada yang membuat untuk Windows Phone, tapi untuk sementara kita fokus dulu ke produk Series 40 yang populer di Asia," paparnya.

Narena menjelaskan, semua game yang diikutsertakan dalam Nokia Coding on the Beach dapat diperoleh secara gratis dari Nokia Store. "Jadi mekanisme bisnisnya antara mereka dan Pihak Ancol saja."

Menurutnya, developer juga bisa menjual aplikasi di Nokia store dengan pembagian hasil penjualan sebesar 70% untuk developer dengan mekanisme potong pulsa. "30 persen sisanya dibagi antara Nokia dan operator."

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X