Mampukah "Wanita Perkasa" Selamatkan Wajah Facebook?

Kompas.com - 26/06/2012, 12:41 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

KOMPAS.com - Silicon Valley, dan industri digital di Amerika Serikat pada umumnya, boleh dibilang masih didominasi oleh pria. Dari sedikit wanita yang berpengaruh, salah satu yang banyak dikenal adalah Sheryl Sandberg.

Sandberg adalah Chief Operating Officer Facebook yang, seperti diberitakan oleh Reuters, telah dipromosikan untuk duduk di dewan direksi layanan jejaring sosial tersebut. Sebelum ada Sandberg, dewan direksi di perusahaan yang didirikan oleh Mark Zuckerberg itu didominasi oleh pria.

Hadirnya Sandberg diharapkan bisa membantu memperbaiki citra Facebook di kalangan investor. Sejauh ini Facebook dikatakan masih terasa seperti perusahaan yang dikelola oleh "segerombolan mahasiswa dari kamar kost".

Sandberg, dengan prestasinya yang gemilang, diharapkan bisa memberikan aura kedewasaan pada dewan direksi Facebook.

Lebih lanjut, diangkatnya Sandberg diharapkan bisa memperbaiki citra Facebook yang dikritisi oleh aktivis wanita di AS. Beberapa organisasi wanita menganggap Facebook kurang beragam.

Sebuah lembaga dana pensiun, selaku investor yang berpengaruh di bursa saham, sempat mendesak Facebook untuk menambahkan anggota wanita di dewan direksinya.

Bahkan, organisasi bernama UltraViolet sempat menggelar protes di depan kantor Facebook di New York, atas isu kesetaraan gender dan keberagaman di perusahaan tersebut.

Selama ini peran Sandberg juga sudah cukup baik sebagai "wajah" Facebook ke berbagai kalangan. Terutama karena Zuckerberg masih sering canggung berhadapan dengan publik.

Kini, Sandberg punya tugas besar untuk memperbaiki citra Facebook sekaligus meningkatkan kinerja perusahaan yang kini sudah masuk bursa saham publik.

Delapan anggota dewan direksi Facebook saat ini:

  • Mark Zuckerberg, pendiri Facebook
  • Sheryl Sandberg, COO Facebook
  • James W Breyer, pengusaha dana ventura (VC)
  • Marc Andreessen, VC
  • Peter Thiel, VC
  • Donald E Graham, Co-Chairman Washington Post
  • Reed Hastings, CEO Netflix
  • Erskine Bowles, President Emeritus University of North Carolina

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.