Review

Xperia Ion, Ponsel Android LTE Pertama dari Sony

Kompas.com - 13/08/2012, 16:53 WIB
EditorReza Wahyudi


KOMPAS.com - Xperia Ion adalah salah satu model smartphone kelas atas terbaru Sony yang diperkenalkan bulan Juni lalu di Indonesia.

Salah satu keunikan smartphone yang menurut rencana akan dirilis bulan September ini terletak pada konektivitas 4G LTE yang dimilikinya.

Jelas, fitur tersebut belum bisa dimanfaatkan di Indonesia, akan tetapi Xperia Ion memiliki banyak kemampuan lainnya yang bisa menjadi bahan pertimbangan calon peminat. Apa saja?

Desain

xperia_ion_desk_joined
Hal pertama yang akan segera menarik perhatian dari Sony Xperia Ion mungkin adalah ukurannya yang cukup besar dengan layar berukuran 4,55 inci. Layar tersebut terbingkai dalam tubuh plastik glossy berwarna hitam.

Adapun bagian belakangnya dibuat dari bahan brushed metal yang membuat ponsel ini tampak mahal. Kesan tersebut diperkuat dengan tambahan bahan karet berwarna senada di ujung atas dan bawah Xperia Ion.

Di sisi muka Xperia Ion, terdapat deretan soft keys yang mewakili fungsi menu, home, return, dan search. Sementara di bagian belakang ada unit kamera dan grill yang menyembunyikan unit speaker.

xperia_ion_camera


xperia_ion_desk_sim

Cover belakang Xperia Ion tak bisa dibuka, jadi baterainya pun tak dapat diganti. Kompartemen SIM dan Micro SD card tersembunyi di balik penutup berlapis karet di bagian atas.

Untuk membukanya diperlukan sedikit usaha dan kejelian karena tak ada kait/ tuas khusus untuk melakukan hal ini.

xperia_ion_desk_ports
Berdekatan dengan lokasi kompartemen SIM dan Micro SD itu, di bagian atas, ada port untuk jack audio stereo 3,5".

Port mini-HDMI untuk keluaran display ke monitor/ TV terdapat di sisi kiri, berdampingan dengan port USB. Seperti sejumlah ponsel Sony lainnya, Xperia Ion mendukung USB On-the-Go (OTG) sehingga bisa langsung dihubungkan ke perangkat flashdrive untuk keperluan transfer data.

xperia_ion_ports
Sisi kanan ponsel ini memuat tombol power, tombol pengatur volume, serta tombol kamera.

xperia_ion_hand
Dengan ketebalan sekitar 11 mm, Xperia Ion tidak terlihat tebal. Itu antara lain disebabkan oleh bentuk bagian belakangnya yang sedikit melengkung ke arah luar.
xperia_ion_side
Saat digenggam, sudut-sudut yang tegas dari ponsel berbentuk kotak ini terasa sedikit "menusuk" ke telapak tangan sehingga memberikan kesan kurang nyaman dan tidak mantap dipegang.

Kemasan dan Paket Penjualan

xperia_ion_box
Xperia Ion datang dalam kemasan tipis ber-desain minimalis. Di dalamnya dapat ditemukan aksesori-aksesori pelengkap seperti adaptor, kabel USB, serta tak lupa sejumlah dokumentasi tertulius untuk membantu pengguna dalam memakai smartphone ini.

xperia_ion_accessories
xperia_ion_earphone
Sony menyertakan sebuah headset tipe in-ear berkualitas cukup bagus yang bisa dipakai untuk mendengar lagu melalui port audio 3,5" milik Xperia Ion. Sebanyak tiga buah cap headphone dengan ukuran berbeda-beda dapat ditemukan dalam kemasan.

Layar dan Kamera

Halaman:
Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X