Kompas.com - 27/08/2012, 07:22 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

Berdasarkan kesepakatan itu, Samsung tidak dapat menuntut Apple karena iPhone dan iPad menggunakan chip nirkabel 3G dari Intel.

Setelah empat pekan mendengarkan kesaksian dan melihat bukti-bukti yang dihadirkan, para juri harus mengeluarkan keputusan akhir. Mereka memutuskan bahwa Samsung bersalah dan diminta membayar denda sebesar 1.051 miliar dollar AS (sekitar Rp 9 triliun).

Mulanya, Apple meminta denda ganti rugi sebesar 2,5 miliar dollar AS. Namun, para juri menganggap nilai itu terlalu besar.

"Kami ingin melakukan hal yang benar, dan tidak melewatkan bukti apapun, saya pikir kami sudah menyeluruh," tegas Ilagan.

Meski demikian, keputusan juri ini belum "diketuk palu" oleh hakim Lucy Koh, yang memimpin persidangan.

Dalam sebuah pernyataan, pihak Samsung mengatakan keputusan tersebut merupakan kekalahan bagi konsumen di AS. Samsung menyebut keputusan ini berpotensi untuk mendorong harga barang produk alat komunikasi pintar (smartphone dan tablet) menjadi lebih mahal karena variasi produk yang semakin sedikit.

Sidang lanjutan akan digelar pada 20 September mendatang. Apple diprediksi akan berusaha memblokir produk Samsung di AS. Sementara Samsung akan mengajukan banding.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.