Kompas.com - 29/08/2012, 13:17 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

KOMPAS.com - Sidang dengar pendapat antara Apple dan Samsung telah dijadwalkan untuk 6 Desember 2012. Pada kesempatan itu, Apple dikabarkan akan meminta larangan penjualan permanen produk-produk Samsung yang melanggar paten.

Hakim Lucy Koh dari Pengadilan San Jose, California, akan menimbang permintaan Apple ini setelah para pengacara mengajukan argumen hukum yang rinci.

Sidang dengar pendapat ini terpisah, namun masih berhubungan, dengan sidang pada 20 September 2012. Sidang di akhir September akan membahas pelarangan sementara atas Galaxy Tab 10.1.

Pada Senin lalu (27/8/2012), Apple mengajukan permintaan awal kepada Pengadilan San Jose, California, untuk melarang penjualan 8 produk smartphone Samsung di AS.

Langkah ini diambil Apple setelah Dewan Juri mengeluarkan keputusan hasil persidangan yang digelar pada 1 Juli hingga 24 Agustus lalu. Dewan Juri menilai Samsung melanggar 6 dari 7 paten Apple. Juri juga meminta Samsung membayar denda 1.05 miliar dollar AS (sekitar Rp 9 triliun).

Meski demikian, keputusan juri ini belum "diketuk palu" oleh Hakim Lucy Koh, yang memimpin persidangan.

Samsung jelas tak tinggal diam, mereka akan mengajukan banding atas hal itu.

Dalam sebuah pernyataan, pihak Samsung mengatakan keputusan juri tersebut merupakan kekalahan bagi konsumen di AS. Menurut Samsung, keputusan ini berpotensi mendorong harga produk alat komunikasi pintar (smartphone dan tablet) menjadi lebih mahal karena variasi produk yang semakin sedikit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.