"Charge" Ponsel dari Laptop Tak Perlu Kabel

Kompas.com - 03/09/2012, 07:39 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

engadget.com

 

KOMPAS.com -  Intel mengembangkan metode untuk berbagi listrik, misalnya dari laptop ke ponsel, tanpa perlu kabel antara keduanya.

Detail informasi mengenai teknologi wireless charging Intel masih disimpan rapat-rapat dan diperkirakan baru akan diumumkan ke publik pada acara Intel Developer Forum (IDF) yang digelar awal September 2012 di San Francisco, AS.

Intel sendiri telah menunjuk Integrated Device Technology (IDT) untuk mengembangkan chipset transmitter dan receiver yang diperlukan.

Intel mengatakan bahwa gadget masa depan yang dilengkapi teknologi ini bisa di-charge secara wireless hanya dengan menempatkannya dalam jarak lebih kurang satu inci atau 2.54 cm dari perangkat pengisi baterai seperti charger atau ultrabook.

"Waktu yang diperlukan untuk charging kira-kira sama dengan mengisi baterai lewat kabel USB," ujar manajer humas Intel Dan Snyder, seperti dikutip oleh The Register.

Menurut Intel, IDT dijadwalkan selesai merancang solusi chipset untuk pemanfaatan teknologi ini di pada awal 2013. Intel kemudian akan mulai menanamkan teknologi ini di ultrabook, charger, dan smartphone pada pertengahan tahun depan. Produk akhirnya diperkirakan sudah bisa diperoleh konsumen pada 2014.

Wireless charging sebenarnya bukan konsep baru. Ilmuwan abad ke-19 Nikolai Tesla pernah mendemonstrasikan bahwa daya listrik bisa ditransmisikan secara nirkabel lebih dari 100 tahun yang lalu, tetapi konsep tersebut belum banyak dikembangkan sampai baru-baru ini.

Teknologi wireless charging ini pun sempat didemokan Intel pada pameran komputer Computex di Taiwan, pertengahan 2012. Namun baru kali ini Intel dikabarkan bersiap melakukan penerapan komersial.

Sebelum ini, sejumlah perusahaan termasuk Sony, Nokia, Texas Instruments, dan Samsung telah membentuk Wireless Power Consortium (WPC) untuk mempromosikan wireless charging berbasis teknologi induksi.

Intel, yang bukan anggota WPC, tidak menjelaskan apakah teknologi wireless charging miliknya akan tersedia untuk produsen chip lain seperti ARM atau Samsung yang punya posisi lebih kuat di pasar smartphone.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.