Kompas.com - 24/09/2012, 15:50 WIB
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Beberapa karyawan kontrak Google yang mengerjakan proyek Google Maps, dilaporkan tidak ingin berlama-lama bekerja di perusahaan tersebut.

Daripada hanya melanjutkan pengembangan aplikasi Maps, yang sebenarnya sudah nyaris selesai, ternyata para karyawan tersebut lebih memilih mencari tantangan baru dengan membangun sebuah aplikasi dari awal.  

Menurut seorang sumber yang tidak mau disebutkan namanya, Apple telah memerintahkan divisi rekrutmen untuk menampung mantan karyawan-karyawan Google Maps tersebut.

Apple diketahui ingin terus mengembangkan aplikasi peta milik mereka sendiri.

Sumber yang membocorkan info ini merupakan seorang kontraktor yang mengerjakan proyek Google Maps, sebagai anggota tim yang menggabungkan fitur Street View ke aplikasi tersebut.

Dikutip dari TechCrunch, para karyawan kontrak Google tersebut ingin menemukan tantangan baru setelah diharuskan mengembangkan pemetaan dalam ruangan.

"Banyak rekan kerja saya di Google Maps yang akhirnya pergi setelah kontrak mereka berakhir," kata sumber tersebut. "Beberapa orang mencari pekerjaan di bidang Geographic Information System (GIS) dan berakhir di Apple, setelah seorang perekrut menghubungi dia."

"Beberapa waktu ini, dia mendengar rumor kalau Apple akan mengembangkan platform pemetaan sendiri, dan dengan pengalamannya di Google, dia dapat dengan mudah diterima. Apple berusaha untuk membawa ia ke Cupertino dan sekarang dia telah mendapatkan bayaran yang pantas sebagai seorang analis GIS," lanjut sumber tersebut.

Masih menurut sang sumber, ada satu orang pekerja Google lainnya yang bekerja sebagai ketua proyek Google Maps, yang akhirnya meninggalkan East Coast (kantor Google di New York, AS) setelah kontraknya berakhir.

Ia pun akhirnya dihubungi oleh pihak perekrut Apple. Posisi yang didudukinya saat ini adalah manajer pengembangan produk, dan akan menerima bayaran sebesar 85 ribu dollar AS, belum termasuk biaya pindah dari East Coast.

Menurut analisis dari sumber TechCrunch tersebut, Apple memang harus melakukan perekrutan ini. Apple telah ketinggalan banyak sekali dari Google dalam masalah aplikasi pemetaan.

"Apple harus mengejar cukup banyak jika ingin membangun aplikasi peta yang kuat untuk menyaingi Google Maps, sehingga tidak membuat saya terkejut kalau Apple berusaha keras dalam memancing mantan dan karyawan Google."

Meski terbilang akurat, namun Apple memutuskan untuk membuang Google Maps dari sistem operasi iOS versi 6. Apple mengembangkan layanan peta digital sendiri bernama Apple Maps, yang dikerjakan bersama beberapa perusahaan yang bergerak di bidang peta digital dan navigasi.

Sayangnya, Apple Maps menuai banyak kritik pengguna perangkat mobile Apple. Layanan ini dinilai belum sedetail dan seakurat Google Maps.

Apakah dengan perekrutan karyawan Google ini akan membuat aplikasi peta Apple tidak membuat orang tersesat lagi?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.