"Gangnam Style" Jadi Video Paling Disukai di YouTube

Kompas.com - 25/09/2012, 11:34 WIB

KOMPAS.com Gaya menari mirip "menunggang kuda" yang ditunjukkan rapper Korea, PSY, dalam video "Gangnam Style" ternyata memang disukai banyak orang.

Buktinya, seperti dilansir oleh The Verge, video ini berhasil memecahkan rekor Guinness World Records sebagai video YouTube yang mengumpulkan jumlah "like" terbanyak.

Hingga Selasa (25/9/2012) pagi, jumlah "like" yang diterima Gangnam Style mencapai lebih dari 2,6 juta. Angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan pemegang rekor sebelumnya, "Party Rock Anthem" dari LMFAO, yang berhasil mengumpulkan sekitar 1,5 juta "like".

Popularitas "Gangnam Style" meroket setelah diunggah ke YouTube pada 15 Juli lalu. Sejak itu, video berdurasi 4 menit 13 detik tersebut telah ditonton lebih dari 260 juta kali.

Kritik sosial

Di balik irama catchy dan gaya kocak "Gangnam Style", PSY berusaha menyampaikan kritik sosial atas gaya hidup penduduk di distrik Gangnam yang merupakan daerah paling mentereng di ibu kota Korea Selatan, Seoul.

Sebagaimana ditulis TIME, PSY menyindir gaya hidup mewah orang-orang di Gangnam dengan berubah menjadi sosok yang berusaha hidup glamor melalui cara-cara konyol.

Video ini dibuka dengan adegan PSY berjemur di pantai sambil bermimpi dikipasi oleh gadis cantik, tetapi sebenarnya yang memegang kipas adalah seorang anak kecil. Lalu dia berenang di pemandian umum dan berdansa bukan di klub eksklusif, melainkan bus yang penuh dengan turis.

Di tengah masyarakat Gangnam yang terobsesi dengan uang, status, dan konsumerisme, "Gangnam Style" mengesankan bahwa hal-hal terbaik dalam hidup sebenarnya bisa diperoleh dengan gratis, atau paling tidak cukup dengan cara yang murah.

PSY sendiri terlahir ke sebuah keluarga kaya di daerah dekat Gangnam. Pria 34 tahun yang telah memiliki dua anak ini sempat mengenyam pendidikan di Boston University dan Berklee College of Music di Amerika Serikat. 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorReza Wahyudi
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Close Ads X