Gara-gara iPhone, Apple 6 Kali Minta Maaf

Kompas.com - 03/10/2012, 07:14 WIB

 

KOMPAS.com - iPhone 5 mendapat banyak kritik dari para penggunanya, terlebih soal aplikasi peta digital Apple Maps. Menanggapi banyak kritik tersebut, CEO Apple Tim Cook sampai membuat surat permintaan maaf kepada publik.

Ini bukan kali pertama Apple membuat permintaan maaf atas iPhone. Padahal, iPhone telah menjadi produk paling diunggulkan dan paling menyumbang banyak laba untuk Apple.

Berikut ini adalah momen di mana Apple meminta maaf karena iPhone:

2007 - Apple menurunkan harga iPhone generasi pertama

iPhone generasi pertama dirilis pada Juli 2007, yang kala itu dijual dengan harga mahal. Dua bulan kemudian, Apple memangkas harganya menjadi 200 dollar AS. Praktis, keputusan ini membuat pembeli awal iPhone kecewa karena sebelumnya mereka membeli dengan harga tinggi.

"Saya telah menerima ratusan email dari pelanggan iPhone yang marah karena Apple menurunkan harga iPhone, menjadi 200 dollar AS, dua bulan setelah produk itu dijual," kata Steve Jobs yang kala itu menjabat sebagai CEO, pada September 2007.

"Kami ingin melakukan hal yang benar bagi pelanggan kami yang menghargai iPhone. Kami meminta maaf karena telah mengecewakan Anda, dan kami akan melakukan yang terbaik untuk memenuhi harapan tinggi pelanggan."

2010 - Proses pra-pemesanan iPhone 4

Apple mengeluarkan permintaan maaf beberapa saat setelah iPhone 4 dipasarkan. Karena permintaan yang tinggi, Apple kewalahan melayani proses pra-pemesanan dan sistem mereka mengalami kerusakan.

"Kemarin Apple dan mitra operator seluler membuka masa pra-pemesanan yang mencapai 600 ribu unit iPhone 4. Itu adalah jumlah pra-pemesanan terbesar yang pernah dialami Apple dalam satu hari, dan jumlah itu melampaui ekspektasi kami. Sehingga, banyak proses pemesanan dan persetujuan yang mengalami kerusakan sistem. Banyak pelanggan yang merasa frustasi dengan proses ini. Kami meminta maaf kepada semua orang yang mengalami kendala ini," demikian pernyataan Apple dalam situs resminya pada 16 Juni 2010.

2010 - iPhone 4 kekurangan pasokan

Para penggemar Apple menyambut baik kedatangan iPhone 4. Produk ini laku keras di pasaran, sampai-sampai Apple tak sanggup meladeni tingginya permintaan di masa awal penjualan.

Pada 28 Juni 2010, Steve Jobs menulis, "Ini adalah produk paling sukses dalam sejarah Apple ... Meski demikian, kami mohon maaf kepada pelanggan karena kami tidak memiliki cukup pasokan."

2010 - "Antennagate"

Lagi-lagi Apple membuat permintaan maaf karena iPhone 4. Jika bagian tertentu smartphone ini dipegang, maka perangkat keras antena sulit mendapat sinyal seluler.

Pemintaan maaf atas kasus antena ini dilontarkan pada 2 Juli 2010. "Bagi mereka yang merasa peduli, kami mohon maaf atas kekurangan ini."

2010 - Jumpa pers masalah "Antennagate" dan janji memberi bumper gratis

Apple sampai menggelar acara jumpa pers yang khusus membahas masalah antena di iPhone 4, pada 16 Juli 2010. Mendiang Steve Jobs memberi tahu bahwa masalah macam ini sering terjadi pada smartphone lain.

Jobs juga berjanji untuk memberi bumper gratis untuk para pengguna iPhone, guna memperkuat daya tangkap sinyal seluler.

Beredar kabar pula, Apple secara diam-diam memperbaiki antena pada iPhone 4 yang diproduksi setelah masalah ini mencuat.

2012 - Apple Maps mengecewakan

Di sistem operasi mobile iOS versi 6, Apple membuang Google Maps sebagai aplikasi bawaan untuk peta digital. Sebagai gantinya, Apple membuat peta digital sendiri yang diberi nama Apple Maps, yang dikerjakan bersama para mitra.

Namun, Apple Maps justru dikritik banyak pengguna. Kelengkapan data dan akurasi lokasi dinilai belum lengkap. Ketika digunakan untuk memandu perjalanan, tak jarang Apple Maps memberi rute yang salah. Bahkan, perspektif 3D pada Apple Maps menampilkan wujud bangunan yang aneh. Ada bangunan yang tampak seperti runtuh atau meleleh.

CEO Apple Tim Cook sampai membuat surat permintaan maaf atas kualitas buruk Apple Maps. Ia berjanji akan memperbaiki layanan tersebut, dan menyarankan pengguna untuk memakai produk Google, Nokia, atau Bing.

"Saat peta baru diluncurkan, produk ini tidak sebagus yang kami harapkan. Kami meminta maaf kepada para pengguna yang frustrasi dengan peta kami," ucap Cook.

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorWicaksono Surya Hidayat

    Close Ads X