30 Developer Lokal Bertanding di Hackathon Sparxup - Kompas.com

30 Developer Lokal Bertanding di Hackathon Sparxup

Kompas.com - 03/10/2012, 18:15 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Rangkaian acara Sparxup 2012 telah dimulai hari ini (3/10/2012) dengan diadakannya sesi Hackathon untuk para developer. Hackathon tersebut akan berlangsung selama 15 jam dan akan berakhir besok pagi (4/10/2012).

Hackathon ini diadakan di gedung JWC Campus, Binus International, Jakarta.

“Ada 30 tim yang mengikuti ajang Hackathon kali ini. Sebenarnya, ada sekitar 70 tim yang mendaftar untuk mengikuti acara ini. Namun, kami hanya memilih 30 yang terbaik,” kata Rama Mamuaya, Chairman Sparxup 2012.

Ke-30 tim yang mengikuti ajang coding semalam suntuk ini berasal dari Jakarta, Bandung, hingga Malang.

Dalam ajang ini, para peserta diminta untuk membuat aplikasi dengan memanfaatkan Application Programmning Interface (API) dari Foursquare, Evernote, Nokia, dan Blibli.com.

Aplikasi yang dikerjakan oleh para developer di ajang ini haruslah berbasis sistem operasi mobile terbaru dari Microsoft, yaitu Windows Phone 8.

Sebenarnya, Nokia sendiri belum mengeluarkan Software Development Kit (SDK) untuk Windows Phone 8. Oleh karena itu, para peserta bisa membangun aplikasi dengan menggunakan SDK Windows Phone 7.5. Aplikasi tersebut nantinya bisa langsung di-port ke platform Windows Phone 8.

Pemenang ajang Hackathon ini akan mendapatkan hadiah yang cukup menarik dari pihak penyelenggara. “Hadiahnya adalah uang tunai sebesar 10 juta rupiah, ditambah beberapa produk dari sponsor, seperti notebook dari Acer,” ujar Rama.

Beberapa sponsor dari acara ini pun berinisiatif untuk menambah hadiah untuk acara Hackathon ini. “Evernote akan memberikan hadiah 500 dollar AS bagi para developer yang membuat aplikasi Evernote terbaik,” lanjut Rama.

Pengumuman pemenang dari kompetisi ini akan dilakukan pada sesi Awarding Night Sparx Up 2012 pada Jumat (5/9/2012) mendatang.

“Kami berharap kalau hasil ajang Hackathon ini tidak berhenti sampai di sini saja. Kami ingin agar aplikasi tersebut dapat semakin dikenal secara luas, kalau bisa hadir secara pre-loaded di ponsel-ponsel Nokia,” tutup Rama. 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorWicaksono Surya Hidayat

    Close Ads X