Kompas.com - 05/10/2012, 07:35 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

KOMPAS.com — Banyak orang meragukan Apple sepeninggal Steve Jobs. Orang-orang tersebut meragukan apakah Apple mampu mengembangkan dan menghadirkan produk seinovatif seperti yang telah Steve Jobs hadirkan dulu.

Keraguan dari orang-orang ini akhirnya mulai terbukti pada iPhone 5. Pengguna awal dari iPhone generasi ke-6 ini banyak yang merasa kecewa dengan fitur yang dihadirkan, terutama dari segi peta. Untuk masalah ini, Tim Cook, CEO Apple, telah meminta maaf.

Namun, dari semua kekurangan yang dimiliki oleh iPhone 5, tahukah Anda kalau produk tersebut ternyata masih mendapatkan sedikit sentuhan dari Steve Jobs?

Dikutip dari Businessweek, berdasarkan keterangan dua orang yang tidak ingin disebutkan namanya, banyak arahan perusahaan dan bahkan produk Apple yang masih menggunakan preferensi dari Steve Jobs. iPhone 5 merupakan perangkat terakhir yang banyak mendapatkan input dari Jobs, sebelum benar-benar diproduksi.

Banyak yang berharap banyak dengan aplikasi peta buatan Apple, tetapi mereka harus kecewa. Aplikasi peta buatan Apple ini ternyata tidak sebaik yang diharapkan, apalagi setelah dibandingkan dengan Google Map yang telah setia hadir di beberapa generasi iOS yang lalu.

Orang-orang yang kecewa tersebut akhirnya menyalahkan Cook yang dinilai sebagai orang di balik keputusan Apple dalam pengembangan aplikasi peta sendiri.

Ternyata, keputusan tidak populer tersebut bukanlah hasil pemikiran seorang Tim Cook. Sekali lagi, Steve Jobs-lah yang berinisiatif untuk mengembangkan aplikasi peta.

Saking seriusnya Jobs atas aplikasi peta ini, ia sampai membuat sebuah tim rahasia yang diletakkan di lantai 3 gedung 2 Apple Campus.

iPhone 5 merupakan produk terakhir yang mendapatkan sentuhan dari seorang Steve Jobs. Akan seperti apakah produk-produk Apple berikutnya?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.