Ayo, Dukung Gamedev Bandung Bangun "Dewa Ruci"!

Kompas.com - 09/10/2012, 09:12 WIB
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com — Dewa Ruci, sebuah cerita pewayangan Jawa, diangkat ke dalam video game oleh studio game asal Bandung, Magato. Saat ini, mereka tengah mengumpulkan dukungan finansial dari masyarakat secara crowdsourcing demi merampungkan karya itu.

Dewa Ruci mengisahkan perjalanan Bima, tokoh pewayangan dari Pandawa lima bersaudara, yang diperintahkan Maharesi Durna untuk mencari air suci Prawitasari. Perjalanan tersebut mengarahkannya untuk menembus Hutan Tibrasara ataupun Gunung Reksamuka hingga tengah samudra. Kisah tersebut sarat dengan simbol mengenai hubungan manusia dengan Sang Pencipta serta keseimbangan dalam hidup.

Oleh Magato, kisah tersebut diadaptasi menjadi video game side-scrolling dengan gaya visual dua dimensi dengan kontras tinggi layaknya melihat wayang. Pemain menjalankan Bratasena dalam perjalanannya mencari air kehidupan dan melintasi tempat-tempat seperti dalam kisahnya, yaitu Hutan Tibrasara ataupun Gunung Candramuka.

Jammy Lesmana, Project Manager Magato, mengungkapkan bahwa pihaknya mendaftarkan proyek tersebut ke wujudkan.com, sebuah situs crowdfunding Indonesia untuk mendapatkan dukungan pendanaan. Mereka mematok target pengumpulan dana sebesar Rp 31,5 juta untuk dikumpulkan selama satu bulan hingga 1 Desember. Hingga Senin (8/10/2012), pengumpulan dana masih tersendat dengan mengumpulkan Rp 370.000 dari lima orang donor.

"Dana tersebut dipakai untuk pembuatan musik pengiring serta pemrograman untuk sistem mobile," kata Jammy.

Menurut Jammy, game Dewa Ruci direncanakan dirilis secara gratis, tentunya dengan mekanisme in-app purchase. Tujuan mereka dengan produksi tersebut adalah memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia dengan media yang bisa diterima generasi saat ini.

Musik pengiring memiliki porsi yang serius dalam game tersebut. Jammy mengaku sudah menghubungi I Wayan Balawan, gitaris asal Bali yang kesohor dengan teknik touch tapping untuk menghasilkan nada yang unik dari gitarnya. Dalam halaman proyek tersebut, mereka sudah keukeuh (bersikeras) agar Balawan mengisi latar belakang musiknya.

Latar belakang penggarapan game ini berawal dari tugas akhir mahasiswa S-2 Digital Media and Game Technologi Institut Teknologi Bandung bernama Miki Tjandra. Jammy mengaku telah mendapatkan izin dari Miki agar tugas akhirnya dikembangkan menjadi game penuh oleh Magato. (eld)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.