Pendukung Jokowi Kecewa Prosesi Palang Pintu Batal

Kompas.com - 15/10/2012, 16:04 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com Prosesi palang pintu, tradisi menyambut Gubernur DKI Jakarta, dibatalkan karena pendukung Jokowi-Basuki memaksa masuk Balaikota. Pembatalan itu membuat kekecewaan pasukan "kotak-kotak".

"Kami cuma pengin foto bersama kok. Kemarin pas kampanye enggak ada tuh pagar-pagaran begini. Kita setia pendukung Pak Jokowi," kata salah satu pendukung Jokowi-Basuki, Anto, yang turut membawa anaknya yang masih kecil di Balaikota DKI Jakarta, Senin (15/10/2012).

Namun, pembatalan proses palang pintu ini tidak diketahui Kepala Bidang Informasi Publik Dinas Komunikasi, Informatika, dan Kehumasan Provinsi DKI Jakarta Eko Hariadi. Eko mengaku, sebelum Jokowi-Basuki masuk Balaikota, dia sudah berada di dalam.

"Saya belum tahu kalau acara palang pintu itu batal karena tadi, kan, suasananya cukup padat. Banyak warga memenuhi di depan Balai Agung. Makanya saya masuk lebih awal. Kalau tidak begitu, ya, sulit masuknya," kata Eko.

Jika prosesi palang pintu jadi dilakukan, Jokowi-Basuki akan diterima di Balaikota DKI dengan tarian tradisi khas Betawi, palang pintu. Tradisi tarian palang pintu ini merupakan kebudayaan khas Betawi.

Biasanya tradisi tarian oleh pendekar-pendekar Betawi ini digelar sebelum acara pernikahan. Tradisi ini telah menjadi ritual wajib bagi masyarakat Betawi dan berisi adu silat antara jagoan kedua mempelai. Kedua pendekar mengeluarkan jurus masing-masing. Dalam tradisi ini, pendekar dari mempelai pria harus memenangkan "duel" tersebut.

 

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X